kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.876   30,00   0,18%
  • IDX 8.951   14,60   0,16%
  • KOMPAS100 1.234   4,84   0,39%
  • LQ45 870   2,43   0,28%
  • ISSI 326   1,95   0,60%
  • IDX30 442   2,03   0,46%
  • IDXHIDIV20 521   3,76   0,73%
  • IDX80 137   0,58   0,43%
  • IDXV30 145   1,20   0,84%
  • IDXQ30 141   0,96   0,68%

Pertumbuhan ekspor terganjal infrastruktur


Senin, 11 Oktober 2010 / 11:18 WIB
Pertumbuhan ekspor terganjal infrastruktur
ILUSTRASI. Ilustrasi pasar modal


Reporter: Irma Yani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Meski terus menanjak, pengusaha menilai pertumbuhan ekspor masih berjalan pelan. Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Eksportir Indonesia (GPEI) Totok Dirgantara menilai salah satu penyebabnya karena infrastruktur.

Totok mengatakan, masalah infrastruktur menjadi penghambat terbesar dalam pertumbuhan ekspor. "Masalahnya ekspor kita itu kan harus selalu melalui pelabuhan, jadi infrastruktur jalan, pelabuhan juga kan menjadi salah satu yang harus diperhatikan lebih baik," katanya kepada KONTAN, kemarin.

Karena belum optimalnya infrastruktur itu, Totok mengatakan biaya yang dikeluarkan pengusaha jauh lebih mahal dibanding negara lain. Dia menyatakan, jika infrastruktur dibenahi maka pertumbuhan ekspor bisa memuaskan mencapai kisaran 50%. "Makanya kami mendesak pemerintah untuk membenahi dan membangun infrastruktur karena biaya logistik yang mahal ini juga menjadikan kita sukar bersaing di pasar global," ucapnya.

GPEI meramalkan ekspor tahun ini masih akan tumbuh. Totok memprediksikan target pemerintah sebesar 11% akan tercapai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×