kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.002   -55,00   -0,30%
  • IDX 5.279   282,28   5,65%
  • KOMPAS100 680   48,89   7,75%
  • LQ45 530   41,89   8,58%
  • ISSI 180   7,15   4,15%
  • IDX30 298   24,37   8,92%
  • IDXHIDIV20 389   32,13   9,00%
  • IDX80 78   5,77   7,97%
  • IDXV30 108   7,16   7,11%
  • IDXQ30 98   8,45   9,41%

Pertumbuhan ekonomi kuartal I 2020 hanya 2,97%, begini respons Kemenko Perekonomian


Selasa, 05 Mei 2020 / 17:09 WIB
ILUSTRASI. Bongkar muat di Terminal Peti Kemas (TPK) yang dikelola Pelindo 1.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Pandemi Covid-19 menggerogoti perekonomian Indonesia. Akibatnya, pertumbuhan ekonomi domestik pada kuartal I-2020 ini terperosok jauh.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama tahun ini hanya mampu berada di level 2,97% yoy.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia berdasarkan harga konstan pada kuartal I-2020 ini sebesar Rp 2.703 triliun dan atas dasar harga berlaku tercatat sebesar Rp 3.122 triliun.

Baca Juga: BPS: Investasi di kuartal I-2020 tercatat hanya tumbuh 1,70% yoy

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan, Kementerian Koordinator (Kemko) Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir mengatakan bahwa pencapaian pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama tahun ini masih merupakan prestasi.

"Bila dibandingkan dengan negara-negara lain yang tumbuh negatif, pencapaian 2,97% yoy ini masih merupakan prestasi," kata Iskandar kepada Kontan.co.id, Selasa (5/5).

Beberapa negara yang mengalami pertumbuhan ekonomi negatif pada kuartal I-2020 antara lain Hongkong yang terkontraksi 8,90% yoy, China dengan pertumbuhan negatif 6,80% yoy, Perancis kontraksi 5,40% yoy, serta Italia yang terkontraksi 4,81% yoy.

Iskandar menambahkan, pemerintah telah memasang kuda-kuda untuk menjaga perekonomian Indonesia ke depannya. Bahkan, menurutnya pemerintah telah menambah Belanja dan Pembiayaan Anggaran hingga RP 405,1 triliun untuk penanangan dampak Covid-19 terhadap perekonomian Indonesia.

"Kami akan tetap mempertahankan kebijakan-kebijakan yang sudah kami lakukan tersebut," tambahnya.

Baca Juga: Ini 10 saham net buy terbesar investor asing pada perdagangan Selasa (5/5)

Secara terperinci, ini berarti pemerintah akan terus menjalankan intervensi penanggulangan Covid-19 di bidang kesehatan dengan memberi insentif tenaga medis dan belanja penanganan kesehatan senilai Rp 75 triliun.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×