kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.639.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.676   -107,00   -0,60%
  • IDX 6.668   72,11   1,09%
  • KOMPAS100 872   13,18   1,53%
  • LQ45 663   10,90   1,67%
  • ISSI 232   2,15   0,94%
  • IDX30 371   5,78   1,58%
  • IDXHIDIV20 459   8,65   1,92%
  • IDX80 100   1,57   1,60%
  • IDXV30 127   2,77   2,24%
  • IDXQ30 119   2,33   2,00%

BPS: Investasi di kuartal I-2020 tercatat hanya tumbuh 1,70% yoy


Selasa, 05 Mei 2020 / 16:01 WIB
ILUSTRASI. Kepala Badan Pusat Statistik Kecuk Suhariyanto. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN


Reporter: Bidara Pink | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi di kuartal I-2020 tercatat hanya tumbuh 1,70% yoy. Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), capaian ini lebih rendah dari pertumbuhan di kuartal I-2019 yang sebesar 5,03% yoy. 

"Ada beberapa komponen yang menyebabkan penurunan investasi. Salah satu yang cukup dalam adalah perlambatan Komponen Bangunan. Padahal, porsinya ke PMTB cukup besar," kata Kepala BPS Suhariyanto, Selasa (5/5) via video conference

Baca Juga: Ekonomi Indonesia akan memasuki krisis bila dua hal ini terjadi

Suhariyanto menambahkan, komponen ini tercatat hanya tumbuh 2,76% yoy. Jumlah ini tergelincir jauh dari capaian di kuartal I-2019 yang mencapai 5,48% yoy. Sementara itu, ada beberapa komponen lainnya yang tercatat mengalami kontraksi pertumbuhan. Salah satunya, Mesin dan Perlengkapan yang terkontraksi 3,92% yoy. Padahal, di kuartal I tahun lalu, komponen ini berhasil tumbuh 8,40% yoy. 

Menurut Suhariyanto, kontraksi komponen ini dipengaruhi oleh kontraksi barang modal jenis mesin baik yang berasal dari domestik maupun hasil impor.

Selain itu, Komponen CBR juga mengalami pertumbuhan negatif, yaitu 0,04% yoy. Di kuartal I-2019, pertumbuhan komponen ini sebesar 9,32% yoy. Kontraksi barang modal ini disebabkan oleh menurunnya nilai penambahan tanaman perkebunan yang belum berproduksi. 

Pun dengan Produk Kekayaan Intelektual tercatat mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 5,89% yoy. Sementara di kuartal I tahun lalu, ini berhasil tumbuh 9,13% yoy. Ini dipengaruhi oleh menurunnya kegiatan eksplorasi mineral baik minyak dan gas (migas) maupun non migas. 

Baca Juga: Jumlah kasus baru virus corona di Jerman menurun dalam lima hari berturut-turut

Di tengah penurunan pertumbuhan dan kontraksi pertumbuhan komponen PMTB, rupanya ada beberapa komponen yang mengalami pertumbuhan meningkat. 

Komponen Kendaraan tercatat tumbuh 2,72% yoy, padahal di kuartal I-2019 komponen ini terkontraksi 7,37% yoy. Barang modal jenis ini bertumbuh terutama disebabkan oleh pertumbuhan produksi kendaraan domestik, meski kendaraan yang berasal dari impor mengalami kontraksi. 

Ada juga Komponen Peralatan Lainnya tercatat tumbuh menguat menjadi 2,39% yoy dibanding kuartal pertama tahun lalu yang terkontraksi 6,76% yoy. Penguatan ini khususnya disebabkan oleh peralatan lain yang berasal dari impor. Namun, produk domestik di barang modal ini malah mengalami penurunan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×