kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Peremajaan angkutan umum DKI butuh Rp 29 triliun


Rabu, 12 November 2014 / 18:44 WIB
ILUSTRASI. Gejala Serangan Jantung Lain yang Perlu Diwaspadai


Reporter: Agus Triyono | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Keinginan masyarakat Jakarta untuk bisa menikmati layanan angkutan umum yang laik jalan dan nyaman ternyata memerlukan anggaran yang besar. Berdasarkan hitungan yang dibuat oleh Dewan Transportasi Jakarta, anggaran yang diperlukan untuk bisa menikmati angkutan umum yang nyaman dan laik jalan hampir mencapai Rp 29,38 triliun.

Gemilang Tarigan, Wakil Ketua Dewan Transportasi Jakarta mengatakan, hitungan biaya tersebut diperlukan hanya untuk peremajaan angkutan umum saja. Dia mengatakan bahwa saat ini usia angkutan umum di Jakarta yang usianya sudah di atas 10 tahun dan karena itu perlu diremajakan mencapai 63.913 kendaraan.

Jumlah itu, mencapai 65% dari total angkutan umum di Jakarta yang mencapai 98.529 unit. "Tentu, Rp 29 triliun itu jumlah yang sangat besar, tapi tantangan itu harus diatasi, kalau tidak Jakarta akan terpuruk," katanya Rabu (12/11).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×