kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Perbatasan dibangun, TNI diminta disiagakan


Kamis, 26 Januari 2017 / 14:39 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meminta Presiden Joko Widodo menempatkan delapan batalion TNI di wilayah perbatasan. Permintaan tersebut dia sampaikan langsung saat sidang kabinet beberapa waktu lalu.

Basuki mengatakan, permintaan tersebut diajukan dengan dua alasan. Pertama, untuk alasan keamanan. Kedua, untuk pengembangan kawasan.

Basuki mengatakan, kementeriannya sudah membangun jalan perbatasan yang cukup panjang. "Panjangnya 1.920 kilometer," katanya di Jakarta, Kamis (26/1).

Basuki mengatakan, membiarkan jalan wilayah perbatasan kosong, riskan. Itu bisa memberikan fasilitas negara tetangga untuk mengembangkan perkebunan mereka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×