kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.504.000   5.000   0,33%
  • USD/IDR 15.935   0,00   0,00%
  • IDX 7.246   -68,22   -0,93%
  • KOMPAS100 1.110   -11,46   -1,02%
  • LQ45 880   -11,76   -1,32%
  • ISSI 222   -0,92   -0,41%
  • IDX30 452   -6,77   -1,48%
  • IDXHIDIV20 545   -7,80   -1,41%
  • IDX80 127   -1,32   -1,03%
  • IDXV30 136   -1,06   -0,77%
  • IDXQ30 150   -2,29   -1,50%

Perbatasan dibangun, TNI diminta disiagakan


Kamis, 26 Januari 2017 / 14:39 WIB
Perbatasan dibangun, TNI diminta disiagakan


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meminta Presiden Joko Widodo menempatkan delapan batalion TNI di wilayah perbatasan. Permintaan tersebut dia sampaikan langsung saat sidang kabinet beberapa waktu lalu.

Basuki mengatakan, permintaan tersebut diajukan dengan dua alasan. Pertama, untuk alasan keamanan. Kedua, untuk pengembangan kawasan.

Basuki mengatakan, kementeriannya sudah membangun jalan perbatasan yang cukup panjang. "Panjangnya 1.920 kilometer," katanya di Jakarta, Kamis (26/1).

Basuki mengatakan, membiarkan jalan wilayah perbatasan kosong, riskan. Itu bisa memberikan fasilitas negara tetangga untuk mengembangkan perkebunan mereka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Kiat Cepat Baca Laporan Keuangan Untuk Penentuan Strategi dan Penetapan Target KPI Banking and Credit Analysis

[X]
×