kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Penguatan rupiah meredam dampak kenaikan harga minyak


Rabu, 09 Maret 2011 / 13:13 WIB
ILUSTRASI. Petugas Mandiri Syariah melakukan sosialisasi pembukaan rekening online kepada pengunjung di Palembang Indah Mall, Sumsel, Sabtu (8/2/2020). Bank Syariah Mandiri mensosialisasikan fitur pembukaan rekening online kepada masyarakat di Mall untuk mengakomodi


Reporter: Irma Yani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Harga minyak mentah terus bergejolak namun pemerintah belum berniat mengatrol harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa beralasan gejolak harga minyak belum berpengaruh karena tertolong oleh penguatan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat.

"Dengan penguatan rupiah yang baik saya kira walaupun akan ada pengaruh kalau harga BBM tinggi tapi kami tertolong penguatan rupiah itu," katanya, Rabu (9/3).

Namun, Hatta mengatakan, pemerintah tetap mengawasi kenaikan harga minyak mentah yang telah tembus US$ 100 per barel. Menurutnya, pemerintah juga sedang menyiapkan langkah antisipasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×