kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Penghematan pengadaan migas capai Rp 560 miliar


Kamis, 12 Agustus 2010 / 11:15 WIB


Reporter: Edy Can | Editor: Edy Can

JAKARTA. Penghematan pengadaan minyak dan gas tahun ini bisa lebih besar dari tahun sebelumnya. Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (BP Migas) mengklaim keberhasilan penghematan gas ini berkat forum konsultasi pengadaan barang dan jasa di semua wilayah kerja kontraktor kerja sama (KKKS).

Hingga semester pertama tahun ini, penghematan pengadaan minyak dan gas pada sudah mencapai sebesar US$ 60,6 juta atau sekitar Rp 560 miliar. Kepala Divisi Humas, Sekuriti, dan Formalitas, Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BPMIGAS) Agus Suryono mengatakan penghematan ini hampir sama dengan penghematan periode 2009 lalu yang mencapai US$ 61,93 juta atau sekitar Rp 575 miliar. "Artinya, total penghematan tahun 2010 bisa jauh lebih besar dari tahun lalu,” kata Agus seperti dikutip dari situs Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kamis (12/8).

Penghematan pengadaan minyak dan gas ini terjadi di berbagai wilayah. Rinciannnya, penghematan kerja sama pengadaan di wilayah I, yakni Natuna, Sumatera Tengah, Sumatera Selatan, dan Offshore North West Java (ONWJ) sebesar US$ 14,65 juta atau sekitar Rp 135 miliar. Sementara, penghematan kerja sama pengadaan di wilayah II, yaitu Jawa Timur dan Kalimantan Timur senilai US$ 26,50 juta atau sekitar Rp 245 miliar. Selain itu, penghematan optimalisasi pemanfaatan aset KKKS melalui transfer material dan pemanfaatan used material dari wilayah I dan II sebanyak US $ 19,45 juta atau sekitar Rp 180 sekitar.

Tahun lalu, penghematan di wilayah I senilai US$ 20,22 juta atau sekitar Rp 188 Miliar, wilayah II sebanyak US$ 15,20 juta atau sekitar Rp 141 miliar, dan pemberdayaan material sebesar US$ 26,51 juta atau setara dengan Rp 246 miliar.

Agus mengatakan penghematan ini terjadi karena adanya forum konsultasi pengadaan barang dan jasa di semua wilayah KKKS. Dengan forum itu, semua data rekanan secara terpusat dan terintegrasi secara online sehingga bisa lebih efektif dan efisien dalam proses administrasi pengadaan barang dan jasa di lingkungan KKKS.

Agus menambahkan, forum pengadaan barang dan jasa tidak hanya bermanfaat dalam menghemat waktu dan biaya. Forum terbukti ampuh menumbuh kembangkan pengusaha daerah untuk lebih berpartisipasi pada kegiatan usaha hulu migas. “Kerjasama antara KKKS, penyedia barang dan jasa, serta perbankan nasional pun meningkat,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×