kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.035   52,00   0,29%
  • IDX 6.186   -10,65   -0,17%
  • KOMPAS100 807   -4,25   -0,52%
  • LQ45 613   -2,23   -0,36%
  • ISSI 214   -0,32   -0,15%
  • IDX30 345   -1,11   -0,32%
  • IDXHIDIV20 427   -1,32   -0,31%
  • IDX80 92   -0,44   -0,48%
  • IDXV30 116   -0,47   -0,40%
  • IDXQ30 110   -0,53   -0,47%

Pengganti Perry Warjiyo Diminta Fokus Perkuat Kelas Menengah dan Daya Beli


Senin, 27 Juli 2026 / 19:19 WIB
 Pengganti Perry Warjiyo Diminta Fokus Perkuat Kelas Menengah dan Daya Beli
ILUSTRASI. Perry Warjiyo mundur dari Gubernur Bank Indonesia (ANTARA FOTO/MARCO)


Reporter: Havid Vebri | Editor: Havid Vebri

Di tengah kekhawatiran sebagian pelaku pasar mengenai independensi Bank Indonesia pasca pengunduran diri Perry Warjiyo, Gede menilai kekhawatiran tersebut tidak beralasan.

Ia mengacu pada Central Bank Independence Index (CBIE) yang menunjukkan tingkat independensi Bank Indonesia masih tergolong tinggi dibandingkan sejumlah bank sentral negara lain.

Berdasarkan data CBIE 2023, indeks independensi Bank Indonesia mencapai 0,758. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan Federal Reserve Amerika Serikat (0,614), Bank of Thailand (0,435), Bank Sentral Vietnam (0,301), Reserve Bank of India (0,595), People's Bank of China (0,659), Bank of Japan (0,366), Bank of Korea (0,679), maupun Bank Sentral Taiwan (0,454).

Dengan kondisi tersebut, Gede menilai pergantian pucuk pimpinan BI tidak otomatis mengurangi independensi bank sentral maupun memicu tekanan terhadap nilai tukar rupiah.

"Independensi bank sentral tetap penting, tetapi pengalaman berbagai negara menunjukkan bahwa tingkat independensi yang tinggi tidak selalu berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonomi maupun besarnya kelas menengah. Yang dibutuhkan adalah keseimbangan antara menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×