kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.796.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Pengamat: Ical Berpeluang Jadi Ketua Umum Golkar


Jumat, 02 Oktober 2009 / 16:28 WIB


Reporter: Yohan Rubiyantoro | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Bursa pemilihan Ketua Umum Partai Golkar semakin panas. Sejumlah pengamat politik menilai, Aburizal Bakrie diduga kuat akan terpilih sebagai Ketua Umum Partai berlambang pohon beringin tersebut.

Dalihnya, pria yang saat ini menjabat sebagai Menkokesra itu memperoleh dukungan dari Akbar Tandjung dan Agung Laksono yang merupakan dua tokoh senior partai Golkar dan dikenal memiliki banyak pengikut. ”Aburizal punya kekuatan nama 3A, Agung Laksono, Akbar Tanjung dan Aburizal Bakrie,” ucap Pengamat Politik Alfan Alfian, Jumat (2/10).

Selain itu, Aburizal yang akrab disapa dengan panggilan Ical itu, juga dinilai memiliki modal dana yang lebih kuat ketimbang kandidat lainnya seperti Surya Paloh, Yuddy Chrisnandi dan Tommy Soeharto. Sebetulnya Tommy memiliki modal dana yang kuat, hanya saja dirinya kurang dikenal dan kurang aktif dalam kepengurusan Golkar. ”Tommy seolah-olah nama yang tiba-tiba muncul,” katanya.

Alfian menambahkan, Ical bergerak lebih awal dalam menggalang dukungan dari DPD Golkar. Namun, peluang bagi Ical dapat berubah dalam Munas Golkar yang akan digelar pada 4–8 Oktober di Pekan Baru, seandainya terjadi pengalihan dukungan dari Yuddy maupun Tommy ke Surya Paloh. ”Golkar sangat dinamis, tidak mudah untuk menebak arah dukungan seseoran atau satu kelompok,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×