kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.535   35,00   0,20%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pengacara First Travel dilaporkan ke polisi


Rabu, 01 November 2017 / 18:17 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto mengatakan, polisi tengah mengusut dugaan penipuan oleh Kepala Divisi Legal First Travel, Deski. Deski dilaporkan terkait janjinya kepada calon jamaah yang menggunakan paket promo 2017 untuk diberangkatkan umrah.

"Dia mengutarakan demikian-demikian, tapi tidak bisa direalisasikan. Sehingga orang merasa tertipu juga atas pernyataannya," ujar Ari di gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (1/11).

Pada 19 Mei 2017, Deski pernah membuat surat dengan tulisan tangan yang menyatakan janjinya memberangkatkan jamaah umroh paket promo 2017 yang mendaftar melalui kantor First Travel cabang Kebon Jeruk, Jakarta Barar.

Namun, ternyata jadwal dan kuota keberangkatan yang dinyatakan Deski saat itu tidak terlaksana. Atas laporan tersebut, polisi telah meminta keterangan Deski.

Ari menegaskan bahwa kasus Deski tidak terkait dengan dugaan penipuan dan penggelapan tiga pejabat PT First Travel, Andika Surachman, Anniesa Hasibuan, dan Siti Nuraidah Hasibuan. Diketahui, Deski sebelumnya merupakan pengacara ketiga tersangka.

"Dia dilaporkan kasus tersendiri. Ada yang melaporkan dia sebagai karyawan bukan dalam kapasitanya sebagai lawyer," kata Ari.

Deski dilaporkan berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/3698/VIII/2017/PMJ/Dit.Reskrimsus pada 7 Agustus 2017. Deski dilaporkan oleh warga bernama Yan Riadi. (Ambaranie Nadia Kemala Movanita)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×