kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.028   -111,00   -0,65%
  • IDX 7.207   236,13   3,39%
  • KOMPAS100 996   38,18   3,99%
  • LQ45 727   25,46   3,63%
  • ISSI 257   7,51   3,01%
  • IDX30 396   13,68   3,58%
  • IDXHIDIV20 484   12,04   2,55%
  • IDX80 112   4,06   3,76%
  • IDXV30 133   2,45   1,88%
  • IDXQ30 128   3,80   3,06%

Penerimaan Pajak Naik 20,7% di Kuartal I-2026, Meski Ekonomi Belum Sepenuhnya Pulih


Rabu, 08 April 2026 / 09:17 WIB
Penerimaan Pajak Naik 20,7% di Kuartal I-2026, Meski Ekonomi Belum Sepenuhnya Pulih
ILUSTRASI. Suasana di kantor pelayanan pajak Madya, Jakarta Selatan (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Noverius Laoli

Di sisi lain, pertumbuhan penerimaan pajak sebesar 20,7% kemungkinan sudah mencerminkan peningkatan angsuran PPh Pasal 25 badan.

Tapi, konfirmasi terkait ekspansi profitabilitas korporasi baru bisa dilihat jika di akhir April terjadi lonjakan pelaporan SPT disertai pembayaran PPh Pasal 29 yang besar.

Pengamat Pajak Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Fajry Akbar juga menilai kenaikan tersebut belum sepenuhnya mencerminkan kondisi ekonomi yang kuat.

Baca Juga: Penerimaan Pajak Tumbuh 20,7%, Pengamat Sebut Belum Cerminkan Kondisi Ekonomi

"Memang pertumbuhan 2026 terlihat tinggi, tapi nyatanya dibandingkan dengan penerimaan pajak tahun 2024 pada bulan yang sama cuma naik 0,26%, bahkan lebih rendah dari penerimaan pajak 2023 bulan yang sama," ujar Fajry.

Dari sisi konsumsi, penjualan sepeda motor jelang hari raya, yakni di Maret 2023 dan 2024 masing-masing tercatat mencapai 663.000 unit dan 584.000 unit. Sementara di Februari 2026, hanya 587.000 unit. 

Kondisi ini dinilai belum menunjukkan lonjakan konsumsi yang kuat seperti pola tahun-tahun sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×