kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Penerimaan pajak hingga akhir Oktober 2019 telah tembus 1.000 triliun


Sabtu, 02 November 2019 / 06:40 WIB


Reporter: Grace Olivia | Editor: Noverius Laoli

Selain itu, penerimaan pajak jenis PPN juga biasanya bertambah terutama PPN dari bendahara pemerintah. Penerimaan pajak itu biasanya berasal dari aktivitas pengusaha kena pajak (PKP) rekanan pemerintah yang mengerjakan aktivitas-aktivitas APBN maupun APBD. 

“Pencairan bendahara pemerintah, baik itu dari APBN atau APBD, proyek-proyek itu biasanya pencairannya signifikan di bulan November dan Desember,” tutur Yon.

Baca Juga: Sri Mulyani minta Dirjen baru lanjutkan reformasi dan formulasi pajak ekonomi digital

Selain itu, Yon mengatakan pertumbuhan pengembalian atau pajak juga sudah mulai melambat. Hingga Agustus lalu, Kemenkeu melaporkan total pengembalian pajak atau restitusi pajak tumbuh 32%.

Hingga Oktober, Yon mengungkap pertumbuhan restitusi pajak sudah lebih rendah. “Sudah lebih melambat, meskipun belum di bawah 20% tapi sekitar itu, sudah lebih rendah dibanding kemarin-kemarin,” tandasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×