Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Terkait meningkatnya kasus Nipah di Indonesia, Kemenkes mengeluarkan imbauan kepada seluruh warga Indonesia untuk:
- Menghindari kontak dengan hewan , terutama kelelawar, babi, kuda yang kemungkinan terinfeksi virus Nipah. Jika terpaksa melakukan kontak, kenakan alat pelindung diri (APD).
- Hindari mengonsumsi nira/aren langsung dari pohonnya karena kelelawar dapat mengontaminasi sadapan aren/nira pada malam hari.
- Selalu cuci dan kupas buah secara menyeluruh
- Buang buah jika ada tanda gigitan kelelawar
- Jika mengonsumsi daging, pastikan dimasak dengan matang
- Selalu cuci tangan menggunakan sabun dan hand sanitizer
- Terapkan etika batuk dan bersin yang tepat
- Memakai masker apabila mengalami gejala, terutama kelompok rentan
- Menerapkan pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) dengan benar, terutama bagi tenaga kesehatan, tenaga medis, dan keluarga yang kontak dengan pasien
- Jika melakukan perjalanan ke India dan negara terjangkit, disarankan untuk mengikuti imbauan protokol kesehatan dari otoritas kesehatan India/negara terjangkit
- Segera periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami gejala penyakit virus Nipah.
Tonton: Jabat Pimpinan Sementara OJK, Friderica Tancap Gas Bersihkan BEI
Artikel ini sudah tayang di Kompas.com berjudul "Peneliti BRIN Ungkap Virus Nipah Terdeteksi di Indonesia, Ada di Hewan Ini"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Tag













