kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.798   -32,00   -0,19%
  • IDX 8.244   111,81   1,38%
  • KOMPAS100 1.164   18,20   1,59%
  • LQ45 837   7,78   0,94%
  • ISSI 294   5,66   1,96%
  • IDX30 434   2,88   0,67%
  • IDXHIDIV20 518   -1,06   -0,21%
  • IDX80 130   1,81   1,41%
  • IDXV30 142   0,59   0,42%
  • IDXQ30 140   -0,05   -0,03%

Penambahan kasus corona capai 10.000 kasus, mobilitas warga diminta diperketat


Jumat, 08 Januari 2021 / 20:37 WIB
Penambahan kasus corona capai 10.000 kasus, mobilitas warga diminta diperketat
ILUSTRASI. REKOR PENAMBAHAN KASUS CORONA.


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kasus baru corona di Indonesia belum terlihat tanda-tanda bakal mereda. Sebaliknya, penambahan kasus baru corona terus catatkan rekor.

Melansir laman Covid19.go.id, hingga Jumat (8/1) ada tambahan 10.617 kasus baru yang terinfeksi corona di Indonesia, sehingga total menjadi 808.340 kasus positif.

Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah meminta pemerintah melakukan pengamatan mobilitas masyarakat secara ketat. Ia menilai selama ini aspek pengawasan masih dinilai lemah.

“Seharusnya pengawasannya ketat,” kata Trubus ketika dihubungi, Jumat (8/1).

Kemudian, penegakan law enforcement harus lebih tegas terhadap para pelanggar protokol kesehatan.

Pemerintah daerah harus memaksimalkan pelaksanaan peraturan daerah, peraturan gubernur, peraturan walikota atau peratiran bupati terkait disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan.

“Perda pergub perwali perbup itu harus ditegakkan semua,” ucap dia.

Baca Juga: Catatkan rekor 3 hari beruntun, kasus corona tambah 10.617 hari ini

Yang tak kalah pentingnya, Trubus menilai perlunya partisipasi publik karena ini jadi salah satu upaya mencegah penularan semakin meluas. Pemerintah juga terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai kebijakan yang diambil dalam penanganan corona.

“Perlu dilakukan juga monitoring evaluasi, harus dilakukan” terang dia.

Trubus meminta kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah ditingkatkan. Perlu adanya juga konsistensi kebijakan dalam penanggulangan corona di setiap daerah.

“Selama ini kan kebijakan inkonsistensi, Jakarta menerapkan PSBB transisi, Jawa Barat menerapkan PSBB skala komunitas dan mikro. Harus jelas, kalau mau menerapkan, terapkan semua. Seluruhnya ketat,” kata dia.

Lebih lanjut Trubus mendorong agar Satgas covid-19 di daerah memaksimalkan perannya. “Satgas di daerah dimaksimalkan agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan dengan konsisten. Ini harus ditingkatkan kualitasnya,” tutur Trubus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×