kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45697,73   -32,02   -4.39%
  • EMAS946.000 -1,77%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Pemprov DKI klaim sudah memperbaiki 173 jalan rusak pasca banjir


Jumat, 17 Januari 2020 / 15:16 WIB
Pemprov DKI klaim sudah memperbaiki 173 jalan rusak pasca banjir
ILUSTRASI. Banjir di jalan Daan Mogot Jakarta

Sumber: Kompas.com | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengklaim sudah memperbaiki seluruh jalan yang rusak akibat banjir. Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho mengatakan Bina Marga sudah memperbaiki sekitar 173 titik jalan yang rusak pascabanjir di lima wilayah Jakarta. 

"Jalan lubang itu yang terlihat saat adanya genangan air. Dengan adanya durasi air yang tergenang itu banyak yang terkikis yang berlubang. Artinya pasca banjir itu kita langsung bergerak tuh di 5 wilayah makanya sampai ada 173 titik," kata Hari, Jumat (17/1). 

Ia mengakui bahwa ada perbedaan data jalan rusak dengan yang dimiliki Polda Metro Jaya yang mencatat 35 titik jalan rusak. Namun keseluruhan sudah diperbaiki oleh Dinas Bina Marga. 

Baca Juga: Pasca banjir Jabodetabek, 26 gardu distribusi PLN belum beroperasi

"Nah adapun data yang beda dengan di Polda itu memang di antaranya di Polda ada juga yang kami perbaiki," kata dia. Ia menyebutkan sejumlah jalan rusak yang sudah diperbaiki pasca banjir antara lain Jalan Letjen S. Parman, Jalan Daan Mogot, Jalan TB Simatupang, Jalan Rasuna Said Setiabudi, Jalan Gatot Subroto dan Jalan RE Martadinata. 

Hari berjanji, pihaknya akan terus memonitor jalan yang kemungkinan rusak akibat banjir. "Ya kalau tetap dari 173 titik kami tiap hari tetap monitor jalan. Mungkin kalau sekarang kami rekap lebih dari 173 hampir 180-an tiap hari kami jalan monitoring," tuturnya. 

Sementara itu, berdasarkan catatan Direktorat Lalu lintas Polda Metro Jaya ada 35 titik jalan rusak di Jakarta. Direktur Lalulintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusuf mengatakan dari 35 titik jalan rusak ini mayoritas disebabkan oleh adanya banjir dan genangan air.

Baca Juga: Awal 2020, Bulog gelontorkan 120 ton untuk bencana alam  

"Titik paling banyak itu ada di Jakarta Selatan. Ada sembilan titik yang rusak," ujar Yusuf, Rabu (15/1). Kemudian, ada delapan titik jalanan yang rusak di Jakarta Pusat dan Barat. Lalu, ada tujuh titik jalanan yang rusak di Jakarta Utara. (Ryana Aryadita Umasugi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemprov DKI Klaim Sudah Perbaiki 173 Jalan yang Rusak Pascabanjir".




TERBARU

Close [X]
×