kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.949   -61,00   -0,36%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Pemerintah waspadai pihak ketiga tunggangi demo


Selasa, 01 November 2016 / 16:22 WIB
Pemerintah waspadai pihak ketiga tunggangi demo


Sumber: Kompas.com | Editor: Dupla Kartini

JKAARTA. Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin mengatakan, Presiden Joko Widodo meminta para ulama agar mewaspadai kemungkinan adanya pihak yang menunggangi unjuk rasa 4 November 2016. Permintaan itu dilontarkan Jokowi saat mengundang para ulama ke Istana Kepresidenan, Selasa (1/11).

Hadir dalam pertemuan itu para tokoh dari Majelis Ulama Indonesia, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah.

Menurut Menag, pemerintah sudah mendapatkan informasi dari aparat akan potensi adanya pihak ketiga yang menunggangi demo tersebut.

"Ada pihak-pihak yang kemudian ingin memanfaaatkan ini untuk misalnya mengusik NKRI. Sehingga ini harus diwaspadai betul. Bahkan juga mewaspadai pihak ketiga yang berupaya membiayai demo-demo seperti ini," kata Lukman usai mendampingi Presiden bertemu para ulama di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (1/11).

Lukman mengatakan, pemerintah memandang tidak ada yang salah dari demonstrasi. Namun, jika tidak dilakukan dengan tertib, ia khawatir demo akan lebih mudah ditunggangi oleh pihak ketiga. "Ini imbauan kewaspadaan agar mereka yang berunjuk rasa itu lalu kemudian agendanya tidak dibajak pihak lain," tuturnya.

Lukman menambahkan, langkah Presiden mengundang para ulama juga untuk menegaskan bahwa saat ini proses hukum terhadap Ahok terus berjalan. Tidak ada intervensi yang dilakukan oleh pemerintah.

"Bukan berarti pemerintah tidak menindaklanjuti laporan-lappran yang disampaikan kepada aparat penegak hukum kita. Tapi memang sedang berproses itu," ucap Lukman. (Ihsanuddin)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×