kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Pemerintah tunggu struktur SWF sebelum tentukan proyek


Kamis, 16 Januari 2020 / 15:51 WIB
Pemerintah tunggu struktur SWF sebelum tentukan proyek
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kanan) didampingi Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu Astera Primanto Bhakti (kiri). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/aww.


Reporter: Abdul Basith | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah akan tunggu pembentukan struktur Sovereign Wealth Funds (SWF) sebelum menentukan proyek.

Sebelumnya SWF ditargetkan akan menampung dana minimal US$ 20 miliar. Dana tersebut dapat dimanfaatkan oleh pemerintah untuk pendanaan proyek. "Nanti kita liat dulu SWF-nya dan apa yang berminat," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani di kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (16/1).

Baca Juga: Cegah kasus desa fiktif terulang, Kemenkeu perkuat aturan Dana Desa

Sri Mulyani bilang dana SWF tidak hanya untuk infrastruktur. Namun bisa juga untuk proyek lainnya yang membutuhkan pendanaan. "Bisa macem-macem (bukan hanya infrastruktur)," terang Sri Mulyani.

SWF sebelumnya dinilai bisa menjadi sumber pendanaan baru. Nantinya SWF akan menghimpun dana dari berbagai lembaga keuangan internasional.

Baca Juga: Kemenkeu buka seleksi jabatan Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF)

Pembentukan SWF akan dimasukkan dalam Rancangan Undang Undang (RUU) omnibus law cipta lapangan kerja. Nantinya SWF akan dimungkinkan berkedudukan seperti Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×