kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.025,63   -7,01   -0.68%
  • EMAS932.000 -0,96%
  • RD.SAHAM -1.07%
  • RD.CAMPURAN -0.35%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.08%

Pemerintah Tetapkan 13 Proyek Strategis Nasional Baru, Berikut Daftarnya


Kamis, 11 Agustus 2022 / 09:32 WIB
Pemerintah Tetapkan 13 Proyek Strategis Nasional Baru, Berikut Daftarnya
ILUSTRASI. Proyek pembanguna Seksi III Tol Cijago ini yang menghubungkan Kukusan hingga Cinere dengan panjang 5,4 km di Depok, Jawa Barat (14/10). Pemerintah Tetapkan 13 Proyek Strategis Nasional Baru, Berikut Daftarnya.


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Pemerintah menetapkan 13 Proyek Strategis Nasional (PSN) baru. Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 9 Tahun 2022 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Perubahan Daftar PSN.

Sekretaris Tim Pelaksana Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Suroto mengatakan, 13 PSN tersebut sebagian besar didorong menggunakan pembiayaan swasta.

10 PSN menggunakan pembiayaan swasta, 2 PSN menggunakan KPBU, dan 1 PSN dengan dukungan APBN. Ia menyebut, 13 PSN didorong agar bisa selesai fisik di semester I-2024. 

“Jika tidak, maka financial close, perizinan, dan pengadaan lahan harus sudah selesai di semester I-2024, sehingga fisik konstruksi tetap jalan “tidak mangkrak,” ucap Suroto kepada Kontan.co.id, Kamis (11/8). 

Baca Juga: Ekonomi Jawa Tengah Kuartal II 2022 Tumbuh Di Atas Rata-Rata Nasional, Tapi Ada PR

Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Tim Pelaksana KPPIP Wahyu Utomo mengungkapkan, KPPIP mulai menggelar pertemuan untuk membahas rencana aksi 13 PSN tersebut.  

Dalam pembahasan yang dihadiri oleh Kementerian/Lembaga terkait, Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) dan Badan Usaha, KPPIP ingin memastikan 13 proyek ini selesai tepat waktu dan tepat sasaran. 

Pembahasan ini untuk menjalankan arahan presiden pada rapat internal 25 April lalu, di mana PJPK PSN baru, yang masuk dalam Permenko Nomor 9 Tahun 2022 perlu menyampaikan beberapa hal penting antara lain rencana aksi proyek sampai tahun semester I 2024, milestone proyek per tahun dan isu-isu kritis yang perlu ditindaklanjuti. 

Wahyu mengatakan, rencana aksi, pencapaian, dan tindak lanjut isu perlu segera dilengkapi oleh Penanggung Jawab Proyek Strategis Nasional sebagai dasar untuk meneliti dan melihat apa saja yang harus dilakukan. 

Baca Juga: Kuartal II-2022, Pertumbuhan Ekonomi Jateng Lampaui Pertumbuhan Nasional

“Pemerintah akan memastikan proyek selesai tepat waktu dan tepat sasaran karena berdampak positif terhadap ekonomi Indonesia baik lingkup regional maupun nasional,” ujar Wahyu. 

Untuk diketahui, ke-13 PSN baru yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia ini terdiri dari berbagai sektor. 

  1. Sektor teknologi terdapat proyek Palapa Ring Integrasi 
  2. Sektor perkebunan terdapat proyek Pembangunan Kelapa Dalam dan Industri Turunannya di Papua Barat
  3. Sektor Air Bersih dan Sanitasi terdapat proyek Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Ir. H. Djuanda/Jatiluhur II  (DKI Jakarta dan Jawa Barat)
  4. Sektor pariwisata terdapat proyek Pariwisata Seribu Pulau Kepulauan Seribu (DKI Jakarta) 
  5. Sektor kereta api yaitu Infrastruktur Kereta Api Logistik di Kalimantan Timur
  6. Sektor kawasan terdapat proyek pembangunan Kawasan Industri Indonesia Konawe Industrial Park (IKIP) di Sulawesi Tenggara 
  7. Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus di Sulawesi Tenggara 
  8. Sektor bendungan terdapat pembangunan Bendungan Rukoh dan Bangunan Pengarah Bendungan Rukoh (Aceh) 
  9. Sektor energi, pembangunan PLTS Skala Besar di Kepulauan Riau 
  10. Sektor pangan yaitu Integrasi PT. Perkebunan Nusantara melalui pembentukan SugarCo, PalmCo , dan SupportingCo yang berlokasi di Pulau Jawa, Sumatra, Sulawesi 
  11. Proyek Pengembangan Smelter Terintegrasi PT Vale Indonesia di Bahodopi (Sulawesi Tengah)
  12. Proyek Pengembangan Smelter Terintegrasi PT Vale Indonesia di Pomala (Sulawesi Tenggara) 
  13. Proyek Smelter Nikel Baterai Listrik di Halmahera Timur (Mendukung Industri Baterai Kendaraan Listrik di Indonesia) di Maluku Utara

  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×