kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 18.202   17,00   0,09%
  • IDX 5.282   16,18   0,31%
  • KOMPAS100 686   3,41   0,50%
  • LQ45 539   6,45   1,21%
  • ISSI 177   -2,03   -1,14%
  • IDX30 303   3,34   1,12%
  • IDXHIDIV20 406   6,22   1,56%
  • IDX80 79   0,40   0,52%
  • IDXV30 112   0,64   0,58%
  • IDXQ30 102   1,33   1,33%

Pemerintah terima hibah ADB US$ 3 juta untuk tangani corona (Covid-19)


Selasa, 31 Maret 2020 / 16:52 WIB
ILUSTRASI. Petugas menunjukkan alat tes cepat (rapid test) COVID-19 saat akan menguji petugas penjaga ruang perawatan di Rumah Isolasi Rumah Dinas Wali Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (30/3/2020). Pemkot Semarang mengubah rumah dinas wali kota menjadi rumah isolas


Reporter: Grace Olivia | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Pemerintah Indonesia menerima hibah dari Asian Development Bank (ADB) sebesar US$ 3 juta untuk menanggulangi pandemi virus Corona (Covid-19).

ADB dalam keterangannya Selasa (31/3) menyebut, hibah ini dibiayai dari Asia-Pacific Disaster Respond Fund.

Hibah yang disetujui pada 20 Maret lalu itu ditujukan untuk membantu pendanaan pembelian berbagai peralatan media penting secara segera, yaitu ventilator dan alat pelindung diri seperti sarung tangan, apron, dan masker bagi tenaga medis, guna mendukung upaya pemerintah menahan laju penyebaran virus di Indonesia.

Baca Juga: Catat, ini daftar bank yang berikan keringanan kredit di tengah wabah corona

"ADB berkomitmen mendukung Indonesia dalam upaya pengendalian COVID-19. Bantuan ini akan meningkatkan kemampuan Indonesia untuk melakukan tes terhadap virus, menangani kasus, dan mengurangi risiko penularan di antara tenaga medis,” kata Presiden ADB Masatsugu Asakawa.

Masatsugu mengatakan, ADB akan terus bekerja sama dengan pemerintah dan berbagai mitra untuk memberi solusi fleksibel yang membantu Indonesia meminimalkan dampak kesehatan dan ekonomi dari pandemi.

Pemerintah Indonesia sendiri telah menetapkan wabah Covid-19 sebagai darurat nasional seiring dengan penyebaran virus yang terus berkembang.

Sebelumnya pada 18 Maret 2020, ADB mengumumkan paket awal senilai $6,5 miliar untuk mengatasi kebutuhan segera negara-negara berkembang anggotanya dalam merespons pandemi COVID-19.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×