kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.525   25,00   0,14%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pemerintah akan rilis SBN seri khusus Tax Amnesty


Selasa, 24 Mei 2016 / 18:52 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Pemerintah menyiapkan instrumen investasi untuk menampung dana-dana repatriasi aset dari kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty. Instrumen yang dimaksud yaitu berupa surat berharga negara (SBN) dengan seri khusus.

"Saya memikirkan ada seri khusus terhadap surat berharga untuk itu," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemkeu) Robert Pakpahan, Selasa (24/5).

Misalnya kata Robert, SBN dengan tenor tiga tahun. Sementara itu, jika nantinya Undang-Undang yang disahkan mengatur bahwa SBN dana tersebut harus ditahan dalam periode waktu tertentu maka pihaknya akan menerbitkan SBN yang tidak dapat diperdagangkan (non tradeable).

Sementara itu lanjut Robert, untuk tingkat kupon SBN tersebut nantinya akan menyesuaikan imbal hasil (yield) di pasar.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan, dana-dana repatriasi aset bisa ditampung dalam sejumlah instrumen investasi. Tak hanya deposito, dana tersebut bisa juga diinvestasikan melalui SBN, saham yang tidak bisa diperdagangkan, dana investasi real estat (DIRE), reksadana penempatan terbatas, dan surat berharga BUMN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×