kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Pemerintah akan rilis SBN seri khusus Tax Amnesty


Selasa, 24 Mei 2016 / 18:52 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Pemerintah menyiapkan instrumen investasi untuk menampung dana-dana repatriasi aset dari kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty. Instrumen yang dimaksud yaitu berupa surat berharga negara (SBN) dengan seri khusus.

"Saya memikirkan ada seri khusus terhadap surat berharga untuk itu," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemkeu) Robert Pakpahan, Selasa (24/5).

Misalnya kata Robert, SBN dengan tenor tiga tahun. Sementara itu, jika nantinya Undang-Undang yang disahkan mengatur bahwa SBN dana tersebut harus ditahan dalam periode waktu tertentu maka pihaknya akan menerbitkan SBN yang tidak dapat diperdagangkan (non tradeable).

Sementara itu lanjut Robert, untuk tingkat kupon SBN tersebut nantinya akan menyesuaikan imbal hasil (yield) di pasar.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan, dana-dana repatriasi aset bisa ditampung dalam sejumlah instrumen investasi. Tak hanya deposito, dana tersebut bisa juga diinvestasikan melalui SBN, saham yang tidak bisa diperdagangkan, dana investasi real estat (DIRE), reksadana penempatan terbatas, dan surat berharga BUMN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×