kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.057   49,00   0,27%
  • IDX 6.274   39,33   0,63%
  • KOMPAS100 823   4,67   0,57%
  • LQ45 627   3,32   0,53%
  • ISSI 217   0,90   0,42%
  • IDX30 352   2,21   0,63%
  • IDXHIDIV20 432   1,89   0,44%
  • IDX80 94   0,47   0,50%
  • IDXV30 119   0,40   0,33%
  • IDXQ30 112   0,47   0,42%

Pemerintah akan rilis SBN seri khusus Tax Amnesty


Selasa, 24 Mei 2016 / 18:52 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Pemerintah menyiapkan instrumen investasi untuk menampung dana-dana repatriasi aset dari kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty. Instrumen yang dimaksud yaitu berupa surat berharga negara (SBN) dengan seri khusus.

"Saya memikirkan ada seri khusus terhadap surat berharga untuk itu," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemkeu) Robert Pakpahan, Selasa (24/5).

Misalnya kata Robert, SBN dengan tenor tiga tahun. Sementara itu, jika nantinya Undang-Undang yang disahkan mengatur bahwa SBN dana tersebut harus ditahan dalam periode waktu tertentu maka pihaknya akan menerbitkan SBN yang tidak dapat diperdagangkan (non tradeable).

Sementara itu lanjut Robert, untuk tingkat kupon SBN tersebut nantinya akan menyesuaikan imbal hasil (yield) di pasar.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan, dana-dana repatriasi aset bisa ditampung dalam sejumlah instrumen investasi. Tak hanya deposito, dana tersebut bisa juga diinvestasikan melalui SBN, saham yang tidak bisa diperdagangkan, dana investasi real estat (DIRE), reksadana penempatan terbatas, dan surat berharga BUMN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×