kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.147   50,00   0,28%
  • IDX 5.373   -66,16   -1,22%
  • KOMPAS100 696   -6,74   -0,96%
  • LQ45 542   -4,89   -0,89%
  • ISSI 183   -3,13   -1,68%
  • IDX30 304   -2,05   -0,67%
  • IDXHIDIV20 401   -1,94   -0,48%
  • IDX80 80   -0,68   -0,84%
  • IDXV30 111   -0,79   -0,70%
  • IDXQ30 101   -0,36   -0,35%

Pemerintah terbitkan buku standar bangunan, IMB diurus belakangan


Rabu, 25 September 2019 / 18:39 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah terbitkan buku standar bangunan, IMB diurus belakangan


Reporter: | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah akan menerbitkan buku standar untuk bangunan di Indonesia. Dengan adanya buku standar tersebut, pengembang dapat mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB) belakangan.

Namun, pembangunan tersebut harus sesuai dengan standar yang nantinya akan ditetapkan dalam buku standar tersebut. "Orang kalau mau bangun, buku standar ini yang diberikan," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution usai rapat di Kantor Presiden, Rabu (25/9).

Baca Juga: KADIN: Kalau IMB dihapus, buat penggantinya

Buku standar nantinya akan memasukkan standar dalam pembuatan bangunan. Nantinya standar tersebut akan diadaptasi dari sejumlah negara seperti Thailand dan Singapura yang telah memiliki standar lebih dulu.

Standar tersebut diakui Darmin juga akan mengacu pada prinsip keamanan bangunan. Nantinya akan diatur untuk gedung berlantai tinggi hingga mengharuskan pekerja profesional dalam penggarapannya.

Kepatuhan pada standar tersebut dinilai akan mempermudah untuk mendapatkan IMB. Selama ini IMB dianggap menghambat dalam pengerjaan pembangunan.

"Dalam situasi ini, IMB tidak perlu diurus dulu, yang penting dia tunduk pada buku standar sehingga proses IMB cepat," terang Darmin.

Baca Juga: Penerimaan perpajakan tumbuh melambat tergerus sentimen global

IMB merupakan salah satu perubahan dalam menghapus hambatan investasi. Ke depan sejumlah izin akan diubah menjadi standar yang berlaku pada semua sektor investasi.

Standar yang diatur akan mengacu pada resiko yang ada atau risk based approach. Semakin rendah rIsiko maka izin yang diberikan akan lebih mudah begitu pula sebaliknya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×