kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.893   11,00   0,06%
  • IDX 6.305   -68,49   -1,07%
  • KOMPAS100 825   -11,01   -1,32%
  • LQ45 626   -7,40   -1,17%
  • ISSI 218   -1,80   -0,82%
  • IDX30 350   -3,85   -1,09%
  • IDXHIDIV20 426   -3,16   -0,74%
  • IDX80 94   -1,19   -1,25%
  • IDXV30 118   -0,66   -0,56%
  • IDXQ30 111   -1,03   -0,92%

Pemerintah tak intervensi harga BBM non subsidi


Kamis, 06 Januari 2011 / 17:03 WIB


Reporter: Bambang Rakhmanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah tidak akan mengintervensi harga jual bahan bakar minyak (BBM) non subsidi. Pemerintah menyerahkannya pada mekanisme pasar.

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, kenaikan harga BBM non subsidi itu diluar kendali pemerintah. "Mau tidak mau harus mengikuti harga pasar," kata Hatta, Kamis (6/1).

Seperti diketahui harga BBM non subsidi jenis Pertamax naik dari Rp 7.050 per liter menjadi Rp 7.500 per liter. Sementara jenis Pertamax plus naik dari Rp 7.450 per liter menjadi Rp 7.900 per liter. Pertamin mengatakan kenaikan harga BBM non subsidi ini seiring dengan lonjakan harga minyak mentah dunia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×