kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pemerintah Suntik Askrindo dan Jamkrindo Rp 2 Triliun


Kamis, 15 Juli 2010 / 13:11 WIB


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah akan menyuntik PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) dan Perum Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo). Rencananya, kedua perusahaan pelat merah ini akan diberikan modal tambahan untuk menggenjot penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Menteri Keuangan (Menkeu) Agus Martowardojo mengatakan, pemerintah menyuntik modal sebesar Rp 2 triliun setiap tahun. Selain tambahan modal, Kementerian Keuangan juga sedang mengkaji apakah kedua perusahaan ini akan berada di bawah lembaganya atau di Kementerian BUMN.

Agus berharap, dengan tambahan modal ini keduanya bisa lebih gencar lagi untuk memberikan penjaminan bagi bank yang menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR). "Diharapkan penyaluran KUR bisa Rp 15 triliun hingga 20 triliun per tahun," ujar Agus, Kamis (15/7).

Kementerian Keuangan yakin, pengucuran kredit kedua perusaahan ini bisa mencapai target ini. Sebab, pihaknya sudah melakukan kajian terhadap kedua perusahaan pelat merah ini terutama untuk Askrindo setelah dihibahkan dari Bank Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×