kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.135   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Pemerintah siapkan logistik korban banjir Manado


Kamis, 16 Januari 2014 / 12:57 WIB
ILUSTRASI. Berikut pilihan paket data dari Indosat yang bisa Anda beli dengan harga spesial menggunakan GoPay.


Reporter: Fahriyadi | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Bencana Banjir Bandang yang menghantam Manado, Sulawesi Utara membuat pemerintah menetapkan daerah tersebut tanggap darurat selama dua minggu.

Menteri Sosial, Salim Segaf Al-jufri menyatakan korban tewas sudah mencapai 15 orang dan telah memutuskan akses jalan dari Manado ke Tomohon. Selain itu, beberapa jembatan juga putus.

"Banjir memberi dampak ke beberapa wilayah seperti Manado, Minahasa, Minahasa Selatan, Bolaang Mangondow, Bolaang Mangondow Utara," ujar Salim, Kamis (16/1).

Ia mengatakan logistik dasar untuk bantuan banjir sekitar 50 ton beras, 1.000 dus mie instan dan 500 ikan kaleng sudah disiapkan untuk korban banjir ini.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengatakan, dana yang disiapkan untuk logistik bantuan banjir mencapai Rp 5 miliar dan kapal Hercules akan berangkat hari ini untuk mengirimkan bantuan.

Ia pun memastikan gudang penyediaan makanan tidak boleh kosong. Jika hal itu terjadi, maka pemerintah akan mengambil dari gudang penyediaan makanan di provinsi lain seperti Sumatera Selatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×