kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Penyebar BBM banjir hoax bisa dipidana


Kamis, 16 Januari 2014 / 07:45 WIB
ILUSTRASI. Buka Pcpm37.rekrutmenbi.id, Hari Ini (25/8) Terakhir Daftar PCPM BI Angkatan 37


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Penyebar BlackBerry Messenger (BBM) hoax mengenai banjir Jakarta yang membawa-bawa nama Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bisa dipidana.

"Yang jelas penyebar fitnah itu bisa dikenakan hukuman, itu jelas melanggar UU ITE. Tapi saya belum baca BBM itu, saya baca dulu," kata Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring di Istana Negara, Jakarta, Rabu (15/1/2014).

Tifatul juga berjanji akan menelusuri pelaku penyebaran BBM hoax tersebut. Untuk itu, katanya, Kemenkominfo akan bekoordinasi dengan Kepolisian.

"Iya nanti kami bisa bongkar dari RIM-nya. Ini modelnya kan kayak waktu kejadian di Gunung Merapi dulu," kata Tifatul.

Seperti diberitakan sebelumnya, beredar pesan BBM yang menyebutkan Basuki meminta maaf karena terpaksa membuka tanggul Sungai Ciliwung pada Rabu pagi.

Dalam pesan yang sama, disebutkan bahwa pembukaan tanggul Sungai Ciliwung terpaksa dilakukan karena tanggul tersebut sudah tidak kuat menahan tekanan air yang datang dari Bandung dan Bogor.

Pesan itu juga memuat imbauan kepada warga Jakarta, khususnya di di kawasan Jalan MH Thamrin, Sudirman, Pengadegan, Gatot Subroto, dan sekitarnya, untuk bersiap menghadapi status banjir Siaga 1.

Menanggapi BBM itu, Basuki segera mengirimkan pesan berantai tandingan. Dia menegaskan bahwa BBM banjir tersebut hoax atau tidak benar. (Icha Rastika)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×