kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Pemerintah Prioritaskan Kawasan Indonesia Timur


Rabu, 21 Oktober 2009 / 10:24 WIB
Pemerintah Prioritaskan Kawasan Indonesia Timur


Sumber: KONTAN | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Dalam lima tahun ke depan, Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono menjanjikan akan memfokuskan pembangunan di kawasan Indonesia timur untuk mengurangi kesenjangan pembangunan antara Pulau Jawa dengan daerah lain.

Fokus pembangunan di Indonesia timur itu tertuang dalam buku III Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) yang telah tuntas disusun oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Deputi Otonomi Daerah Bappenas Max Hasudungan Pohan mengatakan, pembangunan Indonesia bersifat spasial dan berorientasi ke pembangunan kewilayahan. “Ini adalah upaya pemerintah mengurangi kesenjangan antara daerah dan mendorong pembangunan daerah yang tertinggal,” kata Max, Selasa (20/10).

Menurut Max, saat ini, terjadi kesenjangan ekonomi yang sangat besar antara Jawa-Bali dan wilayah di luar dua pulau itu. Bagi Pemerintah, masalah kesenjangan adalah hal krusial yang harus segera diatasi . Sebab, saat ini hampir 60% kegiatan ekonomi berada di Pulau Jawa, sedangkan di Pulau Sumatera hanya sekitar 23%, dan Kalimantan 9%.

Program pembangunan yang telah disusun Bappenas ini akan melibatkan beberapa stakeholder, termasuk beberapa kementerian dan lembaga (K/L). Nantinya, program-program ini akan dikonsultasikan dengan para pemangku kepentingan. “RPJM akan jadi dasar bagi K/L untuk pembuatan rencana strategis lima tahun mendatang,” katanya.

Direktur Otonomi Daerah Bappenas, Himawan Hariyoga, menambahkan, Pemerintah akan lebih fokus merealisasikan investasi dan belanja negara di kawasan Indonesia timur. Salah satunya, memprioritaskan masuknya investasi swasta di kawasan tersebut. “Investasi pemerintah akan lebih fokus ke luar Jawa dan Sumatra, termasuk juga untuk pembagian dana alokasi umum (DAU) dan dana dekonsentrasi lain,” katanya.

Beberapa program investasi yang akan didahulukan adalah investasi di wilayah yang bisa menjadi penggerak ekonomi, seperti Makassar yang menjadi pintu gerbang industri dan perdagangan. Selain itu, pemerintah juga akan mengembangkan ke wilayah lain seperti Biak dan Manado.

Pemerintah juga bakal meningkatkan perdagangan antarpulau. "Sulawesi akan menjadi lumbung pangan dan energi ke depan. Kami akan prioritaskan investasi pemerintah yang terkait dengan itu,” kata Himawan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×