kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

Pemerintah persiapkan komponen survei EODB


Senin, 08 Mei 2017 / 22:57 WIB


Reporter: Elisabeth Adventa | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Kementerian Koordinator (Kemko) Perekonomian menggelar rapat koordinasi bersama beberapa kementerian untuk mempersiapkan kedatangan tim Bank Dunia atau World Bank pada Senin (8/5).

Kedatangan yang rencananya berlangsung pekan depan bertujuan melakukan survei kemudahan berbisnis atau The Ease Of Doing Business (EODB) di Indonesia.

Hasil survei tersebut akan digunakan sebagai data peringkat EODB seluruh negara di dunia. "Rakor tadi sosialisasi, tim world bank mau datang untuk survei dan mempelajari reformasi dalam rangka perbaikan peringkat kita di EODB," ujar Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Lembong di Gedung Kemko Perekonomian, Jakarta, Senin (8/5).

Thomas bilang pemerintah akan memastikan informasi berbagai perbaikan yang telah dilakukan dapat dipahami dengan tepat oleh tim survei. "Jangan sampai mereka salah mengerti atau kurang memahami," katanya.

Salah satu yang sedang dipersiapkan untuk diperlihatkan kepada tim World Bank adalah skema penyelesaian sengketa bisnis yang semakin mudah di Indonesia. Thomas melihat bahwa di Indonesia terdapat banyak peluang untuk mempermudah penyelesaian sengketa.

"Ada kemajuan yang luar biasa dari Mahkamah Agung, antara lain mereka bikin simple claim. Jadi kalau sengketa ini sederhana, itu bisa diselesaikan melalui prosedur yang sangat cepat. Saya kira itu terobosan yang sangat dahsyat," tutur Thomas.

Ia berharap dengan adanya terobosan dan perbaikan yang telah dilakukan ini, peringkat EODB Indonesia di dunia dapat meningkat. "Semoga bisa mendorong peringkat salah satu komponen EODB kita di dunia, terutama untuk penyelesaian sengketa," pungkasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×