kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Pemerintah perluas cakupan Jamkesmas pada tahun depan


Senin, 05 September 2011 / 20:37 WIB
Pemerintah perluas cakupan Jamkesmas pada tahun depan
ILUSTRASI. Amazon sukses besar, ini 6 strategi yang diterapkan Jeff Bezos saat berbisnis. REUTERS/Joshua Roberts/File Picture


Reporter: Riendy Astria | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah berencana memperluas cakupan Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) menjadi 110 juta jiwa pada tahun depan. Saat ini cakupan Jamkesmas sebesar 76,4 juta jiwa.

Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih mengatakan, penambahan cakupan Jamkesmas ini karena anggaran Kementerian Kesehatan dalam APBN 2012 bertambah menjadi Rp 28 triliun. Dengan bertambahnya anggaran tersebut, Kementerian Kesehatan akan menggunakan anggaran tersebut untuk program prioritas, salah satunya adalah Jamkesmas. "Setidaknya kami akan menambah sekitar 30 juta-an," kata Endang, Senin (5/9).

Tambahan cakupan Jamkesmas itu akan berasal dari sektor informal. Kepala Biro Perencanaan Kementerian Kesehatan Tini Suryanti Suhandi mengatakan, perluasan cakupan Jamkesmas ini memang sudah ada di APBN 2012 dan sudah diusulkan ke Badan Anggaran DPR.

Selain program Jamkesmas, rencanya perluasan cakupan juga akan diterapkan pada program Jaminan Persalinan (Jampersal), yakni dari sekitar 340.000 menjadi 500.000. "Semuanya sudah masuk dalam anggaran yang Rp 28 triliun tersebut," terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×