kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Pemerintah perluas cakupan Jamkesmas pada tahun depan


Senin, 05 September 2011 / 20:37 WIB
ILUSTRASI. Amazon sukses besar, ini 6 strategi yang diterapkan Jeff Bezos saat berbisnis. REUTERS/Joshua Roberts/File Picture


Reporter: Riendy Astria | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah berencana memperluas cakupan Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) menjadi 110 juta jiwa pada tahun depan. Saat ini cakupan Jamkesmas sebesar 76,4 juta jiwa.

Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih mengatakan, penambahan cakupan Jamkesmas ini karena anggaran Kementerian Kesehatan dalam APBN 2012 bertambah menjadi Rp 28 triliun. Dengan bertambahnya anggaran tersebut, Kementerian Kesehatan akan menggunakan anggaran tersebut untuk program prioritas, salah satunya adalah Jamkesmas. "Setidaknya kami akan menambah sekitar 30 juta-an," kata Endang, Senin (5/9).

Tambahan cakupan Jamkesmas itu akan berasal dari sektor informal. Kepala Biro Perencanaan Kementerian Kesehatan Tini Suryanti Suhandi mengatakan, perluasan cakupan Jamkesmas ini memang sudah ada di APBN 2012 dan sudah diusulkan ke Badan Anggaran DPR.

Selain program Jamkesmas, rencanya perluasan cakupan juga akan diterapkan pada program Jaminan Persalinan (Jampersal), yakni dari sekitar 340.000 menjadi 500.000. "Semuanya sudah masuk dalam anggaran yang Rp 28 triliun tersebut," terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×