kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pemerintah perluas cakupan Jamkesmas pada tahun depan


Senin, 05 September 2011 / 20:37 WIB
ILUSTRASI. Amazon sukses besar, ini 6 strategi yang diterapkan Jeff Bezos saat berbisnis. REUTERS/Joshua Roberts/File Picture


Reporter: Riendy Astria | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah berencana memperluas cakupan Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) menjadi 110 juta jiwa pada tahun depan. Saat ini cakupan Jamkesmas sebesar 76,4 juta jiwa.

Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih mengatakan, penambahan cakupan Jamkesmas ini karena anggaran Kementerian Kesehatan dalam APBN 2012 bertambah menjadi Rp 28 triliun. Dengan bertambahnya anggaran tersebut, Kementerian Kesehatan akan menggunakan anggaran tersebut untuk program prioritas, salah satunya adalah Jamkesmas. "Setidaknya kami akan menambah sekitar 30 juta-an," kata Endang, Senin (5/9).

Tambahan cakupan Jamkesmas itu akan berasal dari sektor informal. Kepala Biro Perencanaan Kementerian Kesehatan Tini Suryanti Suhandi mengatakan, perluasan cakupan Jamkesmas ini memang sudah ada di APBN 2012 dan sudah diusulkan ke Badan Anggaran DPR.

Selain program Jamkesmas, rencanya perluasan cakupan juga akan diterapkan pada program Jaminan Persalinan (Jampersal), yakni dari sekitar 340.000 menjadi 500.000. "Semuanya sudah masuk dalam anggaran yang Rp 28 triliun tersebut," terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×