kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Pemerintah pasok kebutuhan dengan daging beku


Selasa, 26 Februari 2013 / 07:53 WIB
ILUSTRASI. Ini Kurs Jual Beli Rupiah-Dolar AS Di BRI. KONTAN/Fransiskus Simbolon/05/09/2018


Reporter: Arif Wicaksono | Editor: Amal Ihsan

JAKARTA. Pemerintah masih terus berusaha menekan kenaikan harga daging sapi. Salah satu caranya adalah dengan memasok daging beku dari daerah produsen ke sentra-sentra konsumen daging.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Syukur Iwantoro bilang, peningkatan pasokan daging ke wilayah Jabodetabek sebagai konsumen utama bisa menekan harga daging ke level  Rp 80.000 per kilogram.

Menurut Syukur, Kementerian Pertanian sudah bertemu dengan para kepala Dinas Peternakan tingkat provinsi dan Balai Karantina Hewan. Pertemuan itu menghasilkan beberapa kesepakatan, seperti Jawa Timur mengizinkan sapi dari Bali dipotong di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Jawa Timur.

Kemudian, daging tersebut akan dikirim dalam bentuk beku ke Jakarta dan sekitarnya. "Harapannya, aturan ini bisa menekan harga daging di Jabodetabek karena sapi tidak harus dipotong di RPH Jakarta," ujarnya, akhir pekan lalu.

Syukur menambahkan, Juli 2013, pemerintah juga akan membuka 14 RPH modern siap produksi di Mataram, Bima, Jember, Malang, serta daerah lain di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×