kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Pemerintah pasok kebutuhan dengan daging beku


Selasa, 26 Februari 2013 / 07:53 WIB
ILUSTRASI. Ini Kurs Jual Beli Rupiah-Dolar AS Di BRI. KONTAN/Fransiskus Simbolon/05/09/2018


Reporter: Arif Wicaksono | Editor: Amal Ihsan

JAKARTA. Pemerintah masih terus berusaha menekan kenaikan harga daging sapi. Salah satu caranya adalah dengan memasok daging beku dari daerah produsen ke sentra-sentra konsumen daging.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Syukur Iwantoro bilang, peningkatan pasokan daging ke wilayah Jabodetabek sebagai konsumen utama bisa menekan harga daging ke level  Rp 80.000 per kilogram.

Menurut Syukur, Kementerian Pertanian sudah bertemu dengan para kepala Dinas Peternakan tingkat provinsi dan Balai Karantina Hewan. Pertemuan itu menghasilkan beberapa kesepakatan, seperti Jawa Timur mengizinkan sapi dari Bali dipotong di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Jawa Timur.

Kemudian, daging tersebut akan dikirim dalam bentuk beku ke Jakarta dan sekitarnya. "Harapannya, aturan ini bisa menekan harga daging di Jabodetabek karena sapi tidak harus dipotong di RPH Jakarta," ujarnya, akhir pekan lalu.

Syukur menambahkan, Juli 2013, pemerintah juga akan membuka 14 RPH modern siap produksi di Mataram, Bima, Jember, Malang, serta daerah lain di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×