kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.868.000   -20.000   -0,69%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Pemerintah Ogah Bayar Klaim Taspen Sebesar Rp 7,3 T


Kamis, 15 Juli 2010 / 11:17 WIB


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah belum mau mengakui tagihan utang dari PT Taspen sebesar Rp 7,34 triliun. Menteri Keuangan Agus Martorwardoyo mengatakan, tagihan utang itu merupakan klaim sepihak dari Taspen.

"Besarannya masih perlu dinilai kembali," ujar Agus dalam pidato keterangan pemerintah soal APBN 2009 di DPR, Kamis (15/7). Karena itu, pemerintah akan menghitung kembali klaim itu bersama dengan Taspen.

Sebelumnya, Badan Pemeriksa dalam laporannya pada 2009 lalu mengungkapkan, pemerintah mempunyai kewajiban dana pensiun dan tunjangan hari tua. Lonjakan kewajiban ini timbul akibat adanya kenaikan gaji PNS pada 2007 hingga 2009. BPK menilai, kewajiban pemerintah ini belum dibayarkan dan dimasukkan dalam laporan keuangan tahun 2009.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×