kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.922   52,00   0,29%
  • IDX 5.685   -135,88   -2,33%
  • KOMPAS100 734   -18,63   -2,48%
  • LQ45 559   -13,70   -2,39%
  • ISSI 197   -4,20   -2,09%
  • IDX30 318   -7,09   -2,18%
  • IDXHIDIV20 393   -8,50   -2,12%
  • IDX80 83   -2,10   -2,45%
  • IDXV30 107   -1,83   -1,69%
  • IDXQ30 103   -2,19   -2,09%

Pemerintah masih kaji konsep rumah bagi ASN, TNI, dan Polri


Senin, 16 April 2018 / 21:51 WIB
ILUSTRASI. MenPAN-RB Asman Abnur


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Asman Abnur mengatakan konsep rumah bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk TNI dan Polri masih dimatangkan.

"Masih dimatangkan lagi dengan pihak perbankan dan developer, tentunya kita akan kaji dari segi kemampuan ASN untuk cicilan," ungkapnya saat ditemui di Istana Kepresidenan, Senin (16/4).

Adapun konsep tersebut masih dimatangkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Termasuk di dalamnya adalah potensi bersinggungan dengan program rumah lainnnya seperti Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan Pegawai Negeri (Bapertarum)

Meski begitu, Asman meyakini program rumah ini tidak akan bersinggungan dengan Bapertarum lantaran ini merupakan program tersendiri. Mengingat kebutuhan perumahan bagi ASN TNI dan Polri sangat besar yakni jumlahnya sekitar 1 juta orang.

"Skemanya juga akan dibuat beda denga Bapertarum karena kami ini kan hanya bantu karena kebutuhan perumahan bagi PNS sangat besar," jelas dia.

belum adanya hasil tersebut juga diakui oleh Direktur Utama Bank BRI Suprajarto yang mana, baik besaran bunga juga belum ditetapkan. "Belum, yang penting murah pastinya," ungkapnya di kesempatan yang sama.

Meski begitu, yang pasti skema yang akan ditawarkan akan mengarah ke komersial biasa. Adapun para bank sendiri diinstruksikan oleh Presiden untuk membuat tim khusus di bulan depan agar skema yang diatur lebih konkret.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×