kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.710.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.876   93,00   0,52%
  • IDX 6.268   -97,49   -1,53%
  • KOMPAS100 822   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,34   -1,31%
  • ISSI 217   -4,16   -1,89%
  • IDX30 351   -4,37   -1,23%
  • IDXHIDIV20 429   -5,35   -1,23%
  • IDX80 94   -1,42   -1,49%
  • IDXV30 118   -1,74   -1,46%
  • IDXQ30 112   -1,22   -1,08%

Pemerintah lirik 3 lokasi bangun pasar ikan internasional


Rabu, 04 Desember 2019 / 13:44 WIB
ILUSTRASI. Pekerja memilih ikan hasil tangkapan nelayan di Pelabuhan Muara Baru, Jakarta, Jumat (15/11/2019).


Reporter: Abdul Basith | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Pemerintah melirik 3 lokasi untuk membangun pasar ikan internasional Indonesia. Rencana tersebut menyambut peningkatan ekspor perikanan Indonesia. Pasalnya potensi perikanan Indonesia dinilia cukup besar.

Diperkirakan bisa menyumbang US$ 100 miliar hingga US$ 160 miliar untuk Pendapatan Domestik Bruto (PDB). Angka tersebut sekitar 8% hingga 11% dari PDB.

Baca Juga: Duh, Kemenkeu sebut BUMN aneka industri dan pertanian terancam bangkrut

"Indonesia sebagai negara dengan samudera yang luas kita tidak memilki international fish market," ujar Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional / Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa dalam rapat koordinasi nasional Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Rabu (4/12).

Padahal di sekitar Indonesia telah banyak pasar ikan internasional. Contohnya saja di kawasan Jepang, hingga pasar ikan General Santos Filipina dan pasar ikan Freemantle Australia.

Pasar ikan internasional itu menjadi daya tarik bagi pembeli internasional. Oleh karena itu jenis ikan tuna yang banyak di perairan Indonesia banyak ditangkap dan di jual di pasar ikan tersebut.

"Ada tiga lokasi yang diusulkan BadannKerja Sama Jepang (JICA) tapi belum dapat sambutan," terang Suharso.

Baca Juga: Ekonom Core apresiasi langkah pemerintah perluas penerima tax allowance

Lokasi pertama di Likupang, Sulawesi Utara (Sulut). Lokasi tersebut cocok untuk pasar ikan internasional namun saat ini ditetapkan menjadi kawasan pariwisata.

Dua lokasi lainnya berada Tual, Maluku dan Bagansiapiapi, Riau. Ketiga lokasi tersebut masih ditinjau untuk dikembangkan menjadi pasar ikan internasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×