kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.944.000   28.000   0,96%
  • USD/IDR 16.898   -20,00   -0,12%
  • IDX 8.262   -11,80   -0,14%
  • KOMPAS100 1.163   -0,06   0,00%
  • LQ45 835   0,52   0,06%
  • ISSI 295   -1,18   -0,40%
  • IDX30 437   0,94   0,22%
  • IDXHIDIV20 522   2,29   0,44%
  • IDX80 130   0,04   0,03%
  • IDXV30 144   -0,10   -0,07%
  • IDXQ30 140   0,56   0,40%

Pemerintah Klaim Tambahan Investasi Perpanjangan Kontrak Freeport Rp 337,69 Triliun


Jumat, 20 Februari 2026 / 12:43 WIB
Pemerintah Klaim Tambahan Investasi Perpanjangan Kontrak Freeport Rp 337,69 Triliun
ILUSTRASI. Kontan. PT Freeport Indonesia sebagai mitra strategis pemerintah terus memperkuat pembangunan sumber (DOK/PT Freeport Indonesia)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah Indonesia mengklaim perpanjangan kontrak operasional perusahaan tambang asal Amerika Serikat, Freeport-McMoRan, hingga 2061 akan mendatangkan tambahan investasi jumbo senilai US$ 20 miliar atau setara Rp 337,68 triliun (kurs Rp 16.884 per dolar AS).

Perpanjangan ini sekaligus membuka jalan bagi perluasan operasi di distrik mineral Grasberg, Papua, tambang tembaga terbesar kedua di dunia. Dengan tambahan izin tersebut, perusahaan akan beroperasi hampir satu abad di Indonesia atau sekitar 94 tahun sejak mulai beroperasi pada 7 April 1976. Sebelumnya, kontrak PT Freeport Indonesia (PTFI) dijadwalkan berakhir pada 2041.

Kesepakatan perpanjangan ini merupakan bagian dari implementasi Agreement of Reciprocal Trade bertajuk Toward a New Golden Age for the US-Indonesia Alliance yang diteken Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump.

Baca Juga: Mayoritas Harga Pangan Naik, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp 130.000 per kg

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, tambahan investasi sebesar US$ 20 miliar tersebut akan direalisasikan dalam 20 tahun ke depan sebagai bagian dari kesepakatan ekonomi bilateral Indonesia–Amerika Serikat.

Bagi Indonesia, tambahan investasi US$ 20 miliar dinilai strategis untuk menjaga keberlanjutan produksi tembaga dan mineral kritis lainnya, sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap penerimaan negara melalui pajak, royalti, dan dividen.

“Pihak Freeport bisa meningkatkan investasinya kurang lebih dalam 20 tahun ke depan nilainya itu sekitar US$ 20 miliar dan ini akan memberikan dampak positif, baik dari segi penerimaan pajak dan lainnya,” ujar Rosan dalam konferensi pers virtual dari Washington DC AS, Jumat (20/2/2026).

Rosan menegaskan, MoU yang telah diteken akan segera difinalisasi menjadi perjanjian definitif dalam waktu dekat.

Meski begitu dalam dokumen Fact Sheet: Trump Administration Finalizes Trade Deal With Indonesia yang dirilis Gedung Putih pada Jumat (20/2/2026), menurut keterangan pemerintah AS, kesepakatan ini diperkirakan menghasilkan pendapatan tahunan hingga US$ 10 miliar atau sekitar Rp 168,84 triliun per tahun (kurs Rp 16.882 per dollar AS), sekaligus memperkuat rantai pasok mineral kritis Amerika Serikat.

“Kesepakatan ini diperkirakan menghasilkan pendapatan tahunan sebesar US$ 10 miliar dan semakin memperkuat rantai pasok mineral kritis AS,” tulis dokumen tersebut.

Selanjutnya: Mayoritas Harga Pangan Naik, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp 130.000 per kg

Menarik Dibaca: Promo JSM Superindo 20-22 Februari 2026, Nata De Coco-Ikan Shisamo Beli 1 Gratis 1

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×