kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Pemerintah klaim kecelakaan mudik turun 15%


Selasa, 04 Juli 2017 / 15:10 WIB
Pemerintah klaim kecelakaan mudik turun 15%


Reporter: Ramadhani Prihatini | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Musim mudik Idul Fitri telah berakhir. Pemerintah mengklaim telah berhasil menyediakan sejumlah fasilitas sarana maupun prasana mudik lebih baik ketimbang tahun-tahun sebelumnya, sehingga tingkat kecelakaan maupun kerugian mudik di tahun ini turun.

Menteri Koordinator Bidang Maritim, Luhut Binsar Pandjaitan menngklaim tingkat kecelakaan pada musim mudik tahun ini menurun hingga 15% ketimbang tahun lalu. Dia mengatakan, masalah kemacetan saat mudik pun bisa diatasi dengan baik di tahun ini.

"Ini luar biasa, sepanjang saya ingat ini pertama kali semua ini karena team work yang baik,"kata Luhut di Balai Kartini, Selasa (4/7).

Meski begitu, ia mengakui masih ada hal-hal yang harus dievaluasi untuk kelancaran mudik di tahun 2018. Salah satu yang akan dievaluasi adalah penambahan kapal Roll-on/Roll-off (Ro-Ro). Luhut menilai penyediaan kapal Ro-Ro untuk mudik sangat berpengaruh untuk mempermudah transportasi pemudik.

"Kita melihat Ro-Ro ini berpengaruh, kita mau tambah Ro-Ro lagi Presiden sudah memerintahkan itu,"jelasnya.

Dikesempatan yang sama, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melihat demand untuk jalan tol untuk musim mudik sangat tinggi. Untuk itu ia berjanji pihaknya akan segera menyelesaikan tol darurat yang saat ini ada agar bisa digunakan untuk musim mudik tahun depan.

"Jadi untuk taun depan kalau dari prasarana memang masih kurang tol darurat itu saya harus selesaikan sebelum mudik tahun depan. Sehingga taun depan mudik akan selesaikan sampai Semarang," jelas Basuki.

Diketahui saja, menurut data Kepolisian RI, pada Operasi Ramadniya 2017 terjadi 93 kecelakaan lalu lintas. Angka ini menurun ketimbang tahun 2016 lalu terjadi 126 kecelakaan. Tercatat ada 10 orang tewas akibat kecelakaan lalu lintas pada tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×