kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.598.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.761   68,00   0,38%
  • IDX 6.462   25,58   0,40%
  • KOMPAS100 852   2,28   0,27%
  • LQ45 648   1,42   0,22%
  • ISSI 224   1,27   0,57%
  • IDX30 360   1,29   0,36%
  • IDXHIDIV20 450   2,37   0,53%
  • IDX80 97   0,26   0,27%
  • IDXV30 124   0,43   0,35%
  • IDXQ30 116   0,50   0,43%

Pemerintah: Kenaikan harga daging sapi masih aman


Senin, 25 Januari 2016 / 18:34 WIB


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Pemerintah mengaku, gejolak harga daging sapi tidak terlalu menjadi masalah. Kenaikan harga daging sapi pekan waktu lalu ini dipicu kekhawatiran karena rencana pemerintah akan memungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas jual-beli daging sapi.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri pada Kementerian Perdagangan Srie Agustina bilang, kenaikan harga daging sapi selama Januari 2016 tak lebih dari 2%. "Jadi, kalau masih dibawah 2% artinya masih aman," kata Srie, Senin (25/1) di Jakarta.

Oleh karena itu, tidak ada upaya khusus yang dilakukan pemerintah terkait harga daging. Apalagi, kini aturan terkait rencana pungutan PPN 10% atas pembelian daging sapi bakalan akan dicabut.

Pencabutan itu dilakukan ketika aturan memang belum secara efektif berlaku. Sehingga belum ada kenaikan harga yang terjadi. Baru sebatas upaya antisipasi saja dari pengusaha.

Menurut laporan Kompas.com dan Tribunnews, harga daging sapi di Jakarta pekan lalu bisa mencapai Rp 140.000 per kilogram. Pedagang sapi di daerah juga mogok berjualan dan sebagian mengaku mengalami penurunan omset sampai separonya.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×