Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli
Meskipun Indonesia harus menarik pinjaman, saat ini Josua lebih memilih untuk Indonesia menerbitkan surat utang terutama terhadap investor dalam negeri.
Surat utang Indonesia satu ini juga masih menarik. Bahkan, pada Selasa (3/8) saja, penawaran yang masuk mencapai Rp 107,78 triliun atau yang tertinggi di sepanjang tahun ini.
“Jadi, memang saat ini tidak ada urgensi untuk pemerintah maupun BI dalam menarik SDR ini. Kita bisa memanfaatkan instrumen yang ada dulu dan tidak ada tekanan berarti,” tandasnya.
Selanjutnya: Cadangan devisa Juli 2020 catat rekor tertinggi, berikut komponen penunjangnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Survei KG Media