kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Pemerintah hitung untung rugi Jepang di Patimban


Minggu, 15 Mei 2016 / 20:40 WIB
Pemerintah hitung untung rugi Jepang di Patimban


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Meski terbuka untuk swasta, hingga saat ini baru Jepang melalui JICA yang sudah tertarik mendanai proyek pelabuhan Patimban di Jawa Barat. Direktur bidang transportasi Bambang Prihartono mengatakan, saat ini pemerintah masih menghitung untung-rugi dari proposal yang diajukan.

Sebelumnya, dikabarkan kalau pihak Jepang bersedia memberikan pinjaman senilai US$ 3 miliar. Namun, kata Bambang, dalam proposalnya Jepang melalui JICA bersedia mendanai proyek dengan bunga 0,1%, dan memakai skema step loan.

Dengan mekanisme pinjaman itu mereka minta kontraktornya dari pihak Jepang. "Kita masih hitung jangan sampai dirugikan, harus diuntungkan," kata Bambang, Minggu (15/5) di Jakarta.

Ia menambahkan, dalam proposalnya disebutkan juga kalau JICA akan memberikan pinjaman kepada pemerintah. Nah, nantinya dana itu akan masuk ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dari APBN inilah akan dialokasikan untuk mendanai proyek Patimban.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×