kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

Pemerintah Genjot Belanja, Uang Beredar Akan Terus Meningkat Hingga Akhir Tahun


Jumat, 22 Agustus 2025 / 19:49 WIB
Pemerintah Genjot Belanja, Uang Beredar Akan Terus Meningkat Hingga Akhir Tahun
ILUSTRASI. Tren kenaikan uang beredar diperkirakan terus berlanjut hingga akhir tahun seiring dengan realisasi program-program strategis pemerintah.


Reporter: Indra Khairuman | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Peningkatan uang beredar di Indonesia menunjukkan adanya percepatan dalam belanja pemerintah. Tren kenaikan uang beredar ini diperkirakan terus berlanjut hingga akhir tahun seiring dengan realisasi program-program strategis pemerintah.

David Ernest Sumual, Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) mengatakan, peningkatan tipis uang beredar lebih dipicu belanja pemerintah yang mulai mengalami percepatan.

David memproyeksikan uang beredar ke depannya akan terus terakselerasi seiring dengan pelaksanaan program-program prioritas pemerintah.

“Masih akselerasi sampai akhir tahun terkait dengan realisasi program-program flagship pemerintah,” ujar David kepada Kontan.co.id, Jumat (22/8/2025).

Menurutnya, permintaah domestik juga sudah menunjukkan perbaikan sejak bulan Juli, yang menandakan adanya tren positif.

Baca Juga: Bank Indonesia: Uang Beredar Capai Rp 9.569,7 Triliun per Juli 2025

Seperti yang sudah diberitakan Kontan sebelumnya, uang beredar dalam arti luas (M2) pada Juli 2025 tumbuh sebesar 6,5% YoY, naik tipis dibandingkan pertumbuhan pada Juni 2025 yang sebesar 6,4% YoY.

Perkembangan tersebut didorong pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 8,7% yoy (Rp 5.373,6 triliun) dan uang kuasi (Rp 4.139,9 triliun) sebesar 4,8% yoy.

Untuk diketahui, perkembangan M2 pada Juli 2025 terutama dipengaruhi aktiva luar negeri bersih dan tagihan bersih kepada pemerintah pusat.

Aktiva luar negeri bersih pada Juli 2025 tumbuh sebesar 7,3% yoy atau mencapai Rp 2.004,1 triliun, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 3,9% yoy.

Kemudian, tagihan bersih kepada pemerintah pusat mencapai Rp 709,8 triliun, atau terkontraksi sebesar 6,2% yoy, lebih kecil dari kontraksi Juni 2025 sebesar 8,2% yoy.

Sementara itu, penyaluran kredit pada Juli 2025 tercatat Rp 7.933,6 triliun tumbuh melambat sebesar 6,6% yoy, setelah pada bulan sebelumnya tumbuh sebesar 7,6% yoy.

Baca Juga: Ekonom BCA: Kenaikan Uang Beredar Juni Belum Tunjukkan Pemulihan Ekonomi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×