kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Pemerintah dorong pelaku UMKM pariwisata naik kelas


Rabu, 27 Februari 2019 / 19:08 WIB


Reporter: Jane Aprilyani | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah mendorong para pelaku UMKM yang bergerak di bidang pariwisata di Kepulauan Riau (Kepri) bisa naik kelas dengan memanfaatkan program perkuatan modal Kredit Usaha Rakyat (KUR) pariwisata.

Kepala Bidang Investasi Destinasi Pariwisata Prioritas, Kementerian Pariwisata, Nurwan Hadiyono mengatakan, para pelaku usaha di bidang pariwisata sejak Agustus 2018 telah dimungkinkan untuk mendapatkan prioritas KUR melalui skema khusus KUR pariwisata.

“Kendala modal sering menjadi masalah masyarakat untuk mengembangkan bisnis di sektor pariwisata. Untuk itu pemerintah mendorong masyakarat yang ingin berusaha di bidang pariwisata agar memanfaatkan KUR,” katanya dalam siaran persnya, Rabu (27/2).

Nurwan juga menyebut, Kepri dipilih lantaran menjadi salah satu pintu masuk jumlah wisatawan mancanegara (wisman) terbesar selain Jakarta dan Bali. Secara umum, kekuatan sektor pariwisata di Kepri tak bisa dipandang sebelah mata karena jumlah wisatawan ke wilayah itu setiap tahun juga meningkat.

“Tanjung Pinang sebagai bagian dari Kepri juga turut andil dalam pemenuhan target kunjungan wisman sebesar 4 juta orang di tahun 2019,” katanya.

Sementara, Asisten Deputi Asuransi, Penjaminan dan Pasar Modal, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Ahmad Husein mengatakan, animo masyarakat untuk mengakses KUR sangat bagus.

Tercatat pada 2018 terserap Rp 120 triliun, hampir 95% dari target Rp 123 trilliun. Tahun 2019 anggaran KUR pun bertambah menjadi Rp140 trilliun. “Kami bersinergi untuk mendorong UMKM Indonesia naik kelas,” ujar Ahmad Husein.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×