kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Pemerintah buka keran impor 600 ribu ton jagung


Minggu, 03 Januari 2016 / 16:10 WIB
Pemerintah buka keran impor 600 ribu ton jagung


Reporter: Agus Triyono | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pemerintah akan kembali membuka keran impor jagung pada tahun 2016 nanti. Darmin Nasution, Menteri Koordinator Perekonomian mengatakan, impor jagung yang akan dibuka mencapai 600 ribu ton.

Jumlah tersebut rencananya akan diimpor pada sepanjang triwulan I tahun 2016 nanti. "Tahun sebelumnya impor 2,5 juta ton, tapi untuk triwulan I kami sepakat dulu jumlah impornya 600 ribu ton," kata Darmin pekan kemarin.

Darmin mengatakan, keputusan untuk tetap mengimpor jagung pada tahun 2016 nanti dilakukan dengan beberapa pertimbangan.  Salah satunya, untuk menjaga harga jagung agar tidak naik.

"Kami tidak ingin masalah yang terjadi kuartal IV 2015 di mana ada keinginan tahan impor jagung, akibatnya pasokan kurang dan harga malah naik dan berdampak pada kenaikan harga telur dan daging ayam," katanya.

Meskipun masih membuka keran impor jagung, Darmin mengatakan, pemerintah tidak akan sembrono. Tahun 2016 nanti pemerintah akan berupaya untuk menekan impor jagung.

"Untuk itu, sebelum menetapkan impor pada kuartal II, III dan IV kami akan melihat produksinya, dan kami percaya impornya akan bisa rendah," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×