kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Pemerintah Bisa Masukkan Aspek Lingkungan dalam Infrastruktur


Rabu, 24 Desember 2008 / 07:20 WIB


Reporter: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Sampai saat ini aspek lingkungan memang belum masuk dalam penghitungan studi kelayakan proyek. Hal ini diungkapkan oleh Deputi Menko Perekonomian Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bambang Susantono. "Saat ini memang belum ada aturan untuk membuat analisis yang memasukan unsur lingkungan dalam biaya pembangunan infrastruktur," kata Bambang usai seminar tersebut.

Ia mengatakan, pemerintah bisa saja memasukkan aspek lingkungan tersebut jika memang arahnya ke sana. Untuk itu, pihaknya akan menunggu hasil paparan dari para akademisi yang mengikuti seminar tersebut. Apakah pemerintah harus memasukkannya aspek lingkungan dalam penghitungan studi kelayakan atau tidak.

Sebelumnya, diberitakan bahwa pemerintah harus memasukkan unsur lingkungan dalam study kelayakan terutama dalam penghitungan biaya pembangunan infrastruktur. Dengan masuknya unsur lingkungan tersebut, maka pembangunan infrastruktur dan kelestarian lingkungan akan bisa berjalan lebih seimbang karena biaya proses rehabilitasi dan pengantian lahan sudah tercakup di sana.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×