kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Pemerintah berikan insentif bagi daerah lumbung pangan


Rabu, 26 Januari 2011 / 22:45 WIB


Reporter: Bambang Rakhmanto |

JAKARTA. Pemerintah berinisiatif memberikan insentif pada daerah yang berhasil menjaga ketahanan pangan. Program ketahanan pangan yang dijalankan daerah akan dipantau. "Memang ada pembicaraan di pemerintah untuk tidak sekedar memberi penghargaan kepada daerah yang sukses menjaga ketahanan pangan, tapi juga insentif lainnya," kata Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa, di Jakarta, Rabu (26/1).

Namun, Hatta belum bisa mengungkapkan bentuk insentif yang akan diberikan. “Pokoknya, insentif yang terkait dengan ketahanan pangan,” katanya.

Di bawah koordinasi Wakil Presiden Boediono, Hatta dan menteri-menteri bidang ekonomi lainnya bakal memantau pelaksanaan program ketahanan pangan daerah. Setidaknya, pemantauan dilakukan di 12 daerah yang tersebar di sembilan provinsi yang selama ini menjadi lumbung pangan.

Lumbung pangan tersebar di Jabar, Jatim, Jateng, Sumsel, Sulsel. Tapi, bukan berarti daerah lain tidak diperhatikan,” kata Hatta. Pemantauan program ketahanan pangan di daerah dipandang memiliki nilai strategis. Tujuannya, mendukung langkah pemerintah dalam mencapai target peningkatan produksi sebesar 5% tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×