kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.715   7,00   0,04%
  • IDX 6.522   -3,87   -0,06%
  • KOMPAS100 849   -0,16   -0,02%
  • LQ45 642   -2,30   -0,36%
  • ISSI 229   0,82   0,36%
  • IDX30 358   -1,72   -0,48%
  • IDXHIDIV20 434   -2,64   -0,60%
  • IDX80 97   -0,07   -0,07%
  • IDXV30 121   -0,37   -0,30%
  • IDXQ30 113   -0,61   -0,54%

Pemerintah Beri Sinyal Ciutkan Harga BBM Kembali


Senin, 22 Desember 2008 / 07:55 WIB


Reporter: Yohan Rubiyantoro

JAKARTA. Pemerintah memberikan sinyal akan kembali menurunkan harga BBM. Hal tersebut terucap saat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan pidato saat membuka Munas V Kadin, Minggu (21/12). "Pemerintah masih bekerja untuk melihat kemungkinan penurunan harga BBM lagi," ungkapnya

Presiden mengatakan, pemerintah telah menurunkan harga premium dan solar. Selain itu, pemerintah juga menetapkan penurunan tarif angkutan umum. tak hanya itu saja, pemerintah juga terus mengkaji upaya penurunan harga berbagai kebutuhan pokok, seperti minyak goreng. Presiden berharap upaya ini dapat meningkatkan daya beli masyarakat dan menggerakkan sektor riil

Pemerintah sebelumnya telah dua kali menurunkan BBM dari Rp 6.000 menjadi Rp 5.500. Lantas, setelah harga minyak dunia semakin merosot jauh. Pemerintah kembali mengkoreksi harga BBM bersubsidi jenis Premium dan Solar menjadi Rp 5000 per liter dan 4800 per liter pada hari Minggu (14/12).

Namun sayang penurunan harga Premium dan Solar tidak diikuti dengan penurunan harga minyak tanah yang tetap sebesar Rp 2500 per liter.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×