kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Pemerintah bawa isu pembangunan ke forum G20


Kamis, 11 November 2010 / 13:28 WIB
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta


Reporter: Irma Yani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah Indonesia akan menyuarakan soal pembangunan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 yang berlangsung di Korea Selata. Sekretaris Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Syahrial Loetan mengatakan, isu pembangunan terutama berhubungan langsung dengan Millenium Development Goals (MDGs).

Syahrial bilang, isu pembangunan semakin penting disuarakan di tingkat pertemuan internasional karena saat ini anggota G20 tidak hanya didominasi negara maju melainkan juga negara berkembang. "Peran negara maju kini makin penting di forum-forum internasional,” tuturnya, Kamis (11/11).

Menurutnya, meskipun bagi negara maju isu pembangunan tidak terlalu penting, namun negara middle income berkepentingan untuk membahas persoalan ini. "Banyak juga negara middle income di G-20 seperti Indonesia, India, Afrika Selatan, Turki, termasuk China meskipun devisanya saat ini tercatat paling tinggi,” jelasnya.

Ia menuturkan, saat ini Indonesia sudah mengalami kemajuan dengan masuk dalam forum 20 negara dengan pendapatan terbesar di dunia. Namun, "Indonesia tidak ingin egois dan mengesampingkan kepentingan negara-negara berkembang lain yang belum masuk dalam forum G20," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×