kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Pemerintah bawa isu pembangunan ke forum G20


Kamis, 11 November 2010 / 13:28 WIB
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta


Reporter: Irma Yani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah Indonesia akan menyuarakan soal pembangunan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 yang berlangsung di Korea Selata. Sekretaris Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Syahrial Loetan mengatakan, isu pembangunan terutama berhubungan langsung dengan Millenium Development Goals (MDGs).

Syahrial bilang, isu pembangunan semakin penting disuarakan di tingkat pertemuan internasional karena saat ini anggota G20 tidak hanya didominasi negara maju melainkan juga negara berkembang. "Peran negara maju kini makin penting di forum-forum internasional,” tuturnya, Kamis (11/11).

Menurutnya, meskipun bagi negara maju isu pembangunan tidak terlalu penting, namun negara middle income berkepentingan untuk membahas persoalan ini. "Banyak juga negara middle income di G-20 seperti Indonesia, India, Afrika Selatan, Turki, termasuk China meskipun devisanya saat ini tercatat paling tinggi,” jelasnya.

Ia menuturkan, saat ini Indonesia sudah mengalami kemajuan dengan masuk dalam forum 20 negara dengan pendapatan terbesar di dunia. Namun, "Indonesia tidak ingin egois dan mengesampingkan kepentingan negara-negara berkembang lain yang belum masuk dalam forum G20," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×