kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.542   42,00   0,24%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pemerintah akan tambah waktu tanggap darurat Sinabung


Selasa, 07 September 2010 / 18:53 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Masa tanggap darurat sepuluh hari letusan Gunung Sinabung akan usai di tanggal 9 September 2010 mendatang. Tapi letusan gunung ini tidak menunjukkan tanda-tanda akan mereda, sehingga pemerintah berniat menambah masa tanggap darurat.

Kondisi gunung di Kabupaten Tanah Karo Sumatera Utara ini masih saja labil. Selasa dini hari (7/9) Gunung Sinabung kembali memuntahkan isi perutnya. "Melihat situasi seperti sekarang ini dan besok sudah tanggal 8 September, kemungkinan akan diperpanjang," kata Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Agung Laksono usai rapat terbatas bidang pendidikan di Istana Wakil Presiden, Selasa (7/9).

Agung memang belum bisa memastikan berapa lama penambahan masa tanggap darurat itu. Kepastiannya, menurut Agung masih menunggu keputusan Badan Vulkanologi tentang status Gunung Sinabung.

Letusan Gunung Sinabung memang kerap kali terjadi, namun intensitas kekuatan letusannya semakin menurun sejak pertama kali meletus Minggu dini hari (29/8). Itulah sebabnya, menurut mantan ketua DPR itu, jumlah pengungsi selalu berubah-ubah. Awalnya mencapai 30 ribu orang, kemudian menyusut menjadi 23 ribu orang, tapi sekarang bertambah lagi sekitar 30 ribu orang. "Jadi sangat fluktuatif," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×