kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.012   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.108   66,24   1,10%
  • KOMPAS100 801   11,17   1,41%
  • LQ45 609   8,67   1,45%
  • ISSI 211   1,35   0,64%
  • IDX30 343   4,64   1,37%
  • IDXHIDIV20 429   6,16   1,46%
  • IDX80 91   1,30   1,44%
  • IDXV30 117   1,58   1,37%
  • IDXQ30 111   1,61   1,48%

Pemerintah akan Dorong Lelang Secara Elektronik


Kamis, 14 Januari 2010 / 11:00 WIB


Reporter: Martina Prianti | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Proses revisi Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 80 Tahun 2003 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah tinggal sejengkal lagi. Lewat peraturan ini, pemerintah bakal lebih mengedepankan pelaksanaan tender secara elektronik atau e-procurement.

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan, e-procurement akan membuat pengadaan barang dan jasa pemerintah menjadi lebih transparan. "Semangat untuk transparansi dalam pelelangan sangat tinggi," katanya usai rapat koordinasi menteri membahas revisi Keppres Nomor 80/2003, kemarin (13/1).

Hatta bilang, revisi Keppres Nomor 80/2003 juga akan mempercepat proses pengadaan barang dan jasa. Selama ini, penyerapan belanja pemerintah berjalan lamban lantaran proses tender yang dianggap terlalu banyak memakan waktu. "Misalnya, untuk mekanisme sanggah banding, akan direspons dengan cepat sehingga tidak mengganggu proses tender itu sendiri," jelas Hatta.

Selain itu, Keppres Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah yang baru dapat menghilangkan praktek persengkongkolan dalam pelaksanaan tender. Makanya, "Ada yang mengusulkan agar harga perkiraan sementara diumumkan saja. Jadi, nantinya proses tender akan menjadi sangat transparan," kata Hatta.

Tender barang dan jasa secara elektronik, jelas Hatta, juga akan menciptakan penghematan anggaran. Ambil contoh, sejumlah negara yang menerapkan e-procurement berhasil menghemat bujet sampai 30%. Data Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) menunjukkan, pada tahun lalu, baru 47 lembaga yang melaksanakan e-procurement.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×