kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Pemerintah akan dorong ekonomi melalui dua hal ini


Rabu, 23 Agustus 2017 / 10:43 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - Setelah mendapat bantuan stimulus moneter dari penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI 7-Day Reverse Repo Rate) menjadi 4,5%, pemerintah berjanji akan memberikan stimulus untuk menggerakkan ekonomi nasional.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Iskandar Simorangkir mengatakan, langkah yang diambil BI itu telah sejalan dengan upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global.

Sementara itu langkah-langkah yang dilakukan pemerintah telah cukup mendorong pertumbuhan. "Sebab mendorong growth terlalu tinggi di tengah ekonomi global yang masih rendah bisa mengakibatkan ekonomi kita over heating," kata Iskandar kepada KONTAN, Rabu (23/8).

Meski demikian, Iskandar mengatakan pemerintah akan tetap konsisten menjalankan beberapa hal untuk menggerakkan ekonomi nasional. Pertama, mempercepat pengeluaran pemerintah baik di pusat maupun daerah.

Kedua, mendorong investasi agar pertumbuhan ekonomi nasional lebih tinggi lagi dan berkelanjutan. Terkait hal ini, pemerintah akan mengeluarkan paket kebijakan ke-16 untuk mempersingkat izin operasional usaha.

"Mungkin paket kebijakan ke-16 akan diluncurkan akhir bulan ini," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×