kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Setelah bunga BI turun, ini permintaan pengusaha


Rabu, 23 Agustus 2017 / 09:52 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - Pengusaha menyambut baik keputusan Bank Indonesia (BI) untuk menurunkan suku bunga acuannya menjadi 4,5%. Namun, pengusaha juga masih menginginkan stimulus lainnya, terutama yang berkaita dengan iklim investasi.

Wakil Ketua Umum APINDO Shita Widjaja Kamdani mengatakan, keputusan BI tersebut sangat tepat karena pelaku usaha membutuhkan faktor pendorong ekonomi di tengah kelesuan yang terjadi saat ini. Keputusan bank sentral tersebut diharapkan akan membuat suku bunga kredit turun sehingga dapat menggairahkan investasi.

"Namun, agar maksimal keputusan ini juga harus dibarengi dengan kebijakan-kebijakan lain yang dapat mendorong peningkatan investasi," kata Shinta kepada KONTAN di Jakarta, Selasa (23/8).

Kebijakan lain yang dimaksud antara lain, kebijakan iklim investasi yang sehat dan kompetitif, birokrasi yang pro investasi, serta dukungan infrastruktur ekonomi baik dari aspek kuantitas dan kualitas.

Menurut Shinta, penurunan suku bunga acuan BI, akan semakin menggairahkan sektor riil sehingga belanja modal pengusaha bisa ditekan dan dapat mendorong ekspansi. Keputusan itu juga dapat menumbuhkan permintaan kredit dan konsumsi masyarakat.

Yang jelas, "kebijakan moneter melalui instrumen BI 7-Day Reverse Repo Rate harus dibarengi secara simultan dengan kebijakan fiskal dan kebijakan ekonomi yang lain oleh pemerintah agar dapat dampaknya dapat dirasakan secara luas," tambah Shinta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×