kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Pemeriksaan Muchdi Tanpa Tekanan dan Paksaan


Kamis, 30 Oktober 2008 / 16:53 WIB


Reporter: Badrut Tamam

JAKARTA. Sidang dugaan pembunuh aktivis HAM Munir, Muchdi Purwoprandjono kembali hadir di persidangan. Kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang dipimpin Cirus Sinaga  menghadirkan kesaksian verbal lisan alias penyidik. Dua penyidik yang dihadirkan dalam persidangan kali ini adalah Kompol Daniel Bolly Tifaona dan Kombes Pambudi Pamungkas.

Dalam kesaksiannya Kompol Daniel Bolly Tifaona mengatakan, pencabutan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) ketiga saksi dalam persidangan sebelumnya yang meliputi Zondy, Arifin Rahman dan Kawan tidak sesuai dengan hasil penyidikan bareskrim Mabes Polri. Pasalnya, dalam penyidikan ketiganya diperiksan tanpa tekanan dan tanpa gangguan kesehatan.  "Jadi tidak benar kalau di persidangan Mereka merasa ditekan oleh penyidik," tandas Kompol Daniel Bolly Tifaona, Kamis (30/10).

Namun kuasa hukum terdakwa Muchdi Purwoprandjono, Wirawan Adnan menuding JPU gagal dalam  persidangan kliennya. Pasalnya, JPU tidak mampu menghadirkan dua orang saksi ahli Budi Santoso dan M As''ad.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Berita Terkait



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×