kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.801   -29,00   -0,17%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Pembudidaya perikanan minta kemudahan kredit dari bank pelat merah


Kamis, 28 Mei 2020 / 14:29 WIB
Pembudidaya perikanan minta kemudahan kredit dari bank pelat merah
ILUSTRASI. Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo meminta kemudahan dalam pemberian kredit bagi pembudidaya perikanan. Permintaan ini disampaikan setelah ia mendapat keluhan dari pelaku usaha budidaya.

Saat ini dalam pengajuan kredit, bank tidak menerima tambak ikan sebagai agunan. "Ini banyak masukan dari pelaku usaha udang, mereka mengajukan uang ke bank masih agunannya bukan tambak udangnya langsung, tapi aset pribadinya," ujar Edhy usai rapat terbatas, Kamis (28/5).

Baca Juga: Bantu serap produksi nelayan, KKP minta BUMN perikanan dapat PMN

Edhy bilang, tambak udang yang dimiliki pelaku usaha memiliki nilai untuk menjadi agunan. Bila hal itu bisa dilakukan maka beban pelaku usaha pun akan semakin berkurang.

Di tengah pandemi virus corona (Covid-19) saat ini, insentif bantuan modal usaha memang diperlukan. Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga meminta agar insentif tersebut disiapkan.

"Saya minta prosedurnya dipermudah, aksesnya dipermudah, prosedur dibuat sederhana tidak berbelit-belit sehingga petani dan petambak kita bisa memperoleh dana yang dibutuhkan," kata Jokowi saat membuka rapat terbatas.

Sektor perikanan dinilai memiliki peluang untuk berkembang. Kebutuhan domestik dan global dinilai masih dapat dimanfaatkan untuk produk perikanan Indonesia.

Baca Juga: Ini 4 arahan presiden Jokowi soal insentif petani dan nelayan saat pandemi Covid-19

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×